Virus corona: Peneliti dan sukarelawan berupaya ciptakan ventilator sederhana untuk pasien covid-19

Posted on: May 2, 2020, by :

Virus corona: Peneliti dan sukarelawan berupaya ciptakan ventilator sederhana untuk pasien covid-19

Virus corona Peneliti dan sukarelawan berupaya ciptakan ventilator sederhana untuk pasien covid-19

Dunia membutuhkan lebih banyak ventilator – tetapi meningkatkan produksi tidak semudah membalikkan telapak tangan. Di seluruh dunia, ribuan sukarelawan bekerja keras untuk menyediakan alat itu.

Ketika wabah virus corona menyebar semakin cepat, para ahli perangkat keras di seluruh dunia mencoba melakukan sesuatu.

“Saya melihat posting Instagram dari seorang teman di Barcelona,” kata Martin Serey, salah satu pendiri Pomo, perusahaan start-up peralatan medis di Chile.

“Saya merasa kami memiliki masalah yang sama di sini, karena kasus virus corona

akan meningkat dengan cepat.”

Kapan ventilator buatan Indonesia diproduksi massal?
Ada berapa macam tes virus corona dan seberapa akurat?
Apakah virus corona dapat dibunuh dengan sinar ultraviolet?
Kenapa wabah seperti virus corona semakin banyak di dunia?

Perusahaan Serey lalu menghentikan pengembangan alat bantuan prostetik untuk pasien stroke dan mulai memikirkan cara membuat ventilator.

Tidak ada cukup ventilator di rumah sakit untuk semua pasien yang terkena virus.

Sebuah laporan dari Imperial College London memperkirakan bahwa 30%

dari pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit kemungkinan memerlukan ventilasi mekanik.

Satu-satunya cara untuk menghindari orang dirawat di unit perawatan intensif, katanya, adalah dengan mengurangi kontak sosial hingga 75%.

Tetapi beberapa negara lambat untuk bertindak.

Akibatnya, kekurangan ventilator tetap terjadi di banyak bagian dunia.

Gubernur New York Andrew Cuomo, misalnya, mengatakan daerah yang ia pimpin kekurangan 30.000 unit.

 

Baca Juga :