Menganalisa Permintaan

Posted on: June 22, 2020, by :

Menganalisa Permintaan

Tidak satu pun strategi untuk memuluskan permintaan mungkin berhasil kecuali hal itu didasarkan pada pemahaman tentang mengapa pelanggan dari segmen pasar tertentu memilih menggunakan jasa tersebut. Sulit bagi hotel meyakinkan pelaku perjalanan bisnis untuk tetap menginap pada hari Sabtu malam karena hanya sedikit eksekutif yang melakukan bisnis pada akhir pekan. Sebaliknya, manajer hotel mungkin benar-benar lebih baik mempromosikan penggunaan fasilitasnya pada akhir pekan untuk konferensi atau perjalanan lilburan.

            Upaya membuat catatan setiap transaksi dengan baik akan sangat membantu dalam menganalisis pola-pola permintaan pada masa lalu. Jasa berbasis komputer, seperti telekomunikasi, dapat melacak pola konsumsi pelanggan berdasarkan tanggal dan waktu sepanjang hari secara otomatis. Jika relevan, jasa tersebut juga bermanfaat untuk mencatat kondisi cuaca dan faktor-faktor khusu lainnya (pemogokan, kecelakaan, konvensi besar di kota itu, perubahan harga, peluncuran jasa pesaing, dll) yang mungkin telah mempengaruhi permintaan.

            Fluktuasi yang acak biasanya disebabkan oleh faktor-faktor di luar kendali manajemen, tetapip analisi kadang-kadang akan mengungkapkan bahwa siklus permintaan yang dapat diprediksi untuk satu segmen tersembunyi dalam satu pola yang lebih besar dan kellihatannya acak. Fakta ini mengilustrasikan pentingnya memecah permiuntaan atas dasar segmen per segmen. Misalnya, bengkel perbaikan dan perawatan yang melayani peralatan listrik industri mungkin akan telah tahu bahwa bagian dari pekerjannya tertentu adalah kontrak dengan jadwal teratur untuk melakukan pemeliharaan preventif. Sisanya mungkin berasal dari pelanggan yang datang dan perbaikan darurat. Walaupun kelihatannya sulit memprediksi atau mengontrol wakltu dan volume pekerjaan seperti itu, analisis lebih lanjut dapat menunjukkan bahwa pelanggan yang datang ke bengkel akan lebih banyak selama beberapa hari dalam seminggu dibanding dengan hari-hari lainnya dan bahwa perbaikan darurat sering terjadi setelah badai (yang cenderung bersifat musiman dan sering dapat diramalkan satu atau dua hari sebelumnya). Tiodak semua permintaan diinginkan. Bahkan, beberapa permintaan jasa dianggap tidak pantas dan menyulitkan organisasi menjawab kebutuhan-kebutuhan sah pelanggan sasarannya.

            Permintaan yang tidak diinginkan adalah permintaan untuk jasa yang bertentangnan dengan misi, prioritas, atau kemampuan organisasi tersebut. Untuk mencegah permintaan yang tidak diinginkan melalui tindakan pemasaran atau prosedur penyaringan tentu saja tidak akan menghilangkan fluktuasi acak dalam permintaan lainnya. Tetapi hal ini mungkin akan membantu mempertahankan tingkat permintaan puncak dalam batas kapasitas jasa organisasi tersebut.

baca juga :