Konsep Dasar Vitamin A

Posted on: December 23, 2019, by :
Konsep Dasar Vitamin A

Konsep Dasar Vitamin A

Konsep Dasar Vitamin A
Konsep Dasar Vitamin A

1.Vitamin A
1.1.Pengertian Vitamin A 
Vitamin A adalah salah satu zat gizi dari golongan vitamin yang sangat di perlukan oleh tubuh yang berguna untuk kesehatan mata (agar dapat melihat dengan baik) dan untuk kesehatan tubuh (meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan penyakit misalnya campak, diare dan penyakit infeksi lain). (Puspitorini, 2008)
Vitamin A adalah salah satu zat gizi mikro yang diperlukan oleh tubuh yang berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh (imunitas) dan kesehatan mata. (Gsianturi, 2004).
Vitamin A adalah vitamin larut lemak yang pertama ditemukan. Secara luas vitamin A merupakan nama generik yang menyatakan semua retinoid dan prekursor/provitamin A / karotenoid mempunyai aktivitas biologik sebagai retinol. (Suhardjo, 2002)

1.2.Fungsi Vitamin A 
Fungsi vitamin A antara lain :
1. Berhubungan dengan proses melihat yaitu sebagai retinene atau retinal, yang merupakan bagian dari pigmen penglihatan, yang peka terhadap cahaya.
2. Menjaga kesehatan jaringan epitel agar dapat berfungsi dengan baik
3. Berperan dalam proses penyempurnaan gigi, khususnya dalam pembentukan sel-sel epitel email.
4. Meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh
5. Ikut berperan serta dalam pertumbuhan badan
6. Ikut berperan dalam proses reproduksi. Kebutuhan vitamin A selama hamil meningkat,untuk pertumbuhan janin dan untuk persiapan menyusui. (Hendra, 2006)
Salah satu fungsi vitamin A adalah memelihara kesehatan jaringan epitel, termasuk kulit dan selaput-selaput yang melapisi semua saluran yang terbuka keluar badan dan kelenjar-kelenjar serta saluran-salurannya. Jaringan-jaringan epitel tersebut dapat mengalami keratinisasi (timbul lapisan tanduk) bila terjadi kekurangan vitamin A. (Clara M, 2007)

1.3.Asal Usul Vitamin A 
Vitamin A merupakan vitamin larut lemak yang agak stabil terhadap suhu tinggi dan tidak hilang dengan proses perebusan. Oleh karena itu, cara memasak biasa tidak mempengaruhi keadaan vitamin A dalam suatu bahan makanan. (Pudjiadi S, 2003)
Bentuk aktif vitamin A hanya terdapat dalam pangan hewani, pangan nabati mengandung karotenoid yang merupakan prekursor (provitamin) vitamin A. Sumber vitamin A adalah hati, kuning telur, susu (didalam lemaknya) dan mentega. Margarin biasanya diperkaya dengan vitamin A karena vitamin A tidak berwarna, warna kuning didalam kuning telur adalah karoten yang tidak diubah menjadi vitamin A. Minyak hati ikan digunakan sebagai sumber vitamin A yang diberikan untuk keperluan penyembuhan. (Suhardjo, 2002)
Sumber karotin : sayur-mayur berwarna merah, kuning dan hijau seperti wortel, tomat, ubi kuning,jagung kuning, bayam, sayur dan daun-daunan. Buah : pepaya, mangga dan jeruk. (Hendra, 2006)
Bahan makanan yang mengandung banyak vitamin A antara lain : hati, lemak hewani, telur, susu, metega dan keju. Sedangkan yang mengandung banyak provitamin A antara lain sayuran berdaun, wortel, pepaya dan minyak kelapa sawit. (Pudjiadi S, 2003)

1.4.Cara Mendapatkan Kapsul Vitamin A 
Vitamin A dosis tinggi, baik yang biru maupun yang merah, tidak diperjual belikan dan diberikan secara gratis di posyandu, pos kesehatan atau melalui petugas kesehatan. (Gsianturi, 2004)

Sumber : https://busbagus.co.id/