Faktor –Faktor yang  Mempengaruhi Psikologi Ibu dan Anak

Posted on: July 4, 2020, by :

Faktor –Faktor yang  Mempengaruhi Psikologi Ibu dan Anak

Ibu

Faktor-faktor yang mempengaruhi psikologi ibu pada masa nifas bisa karna faktor internal yaitu fakror dari ibu dan faktor ekternal yaitu kondisi luar yang mempengaruhi psikologi ibu.

  1. Faktor Intrernal
  2. Hubungan dari pengalaman melahirkan terhadap harapan dan  aspirasi

                 Hal yang di alami oleh ibu ketika melahirkan akan sangat mewarnai alam perasaannya terhadap perannya sebagai seorang ibu. Ia akhirnya menjadi tahu bahwa begitu beratnya ia harus berjuang untuk melahirkan bayinya dan hal tersebut akan memperkaya pengalaman hidupnya untuk lebih dewasa. Banyak kasus yang terjadi, setelah seorang ibu melahirkan anaknya yang pertama, ia akan bertekad untuk meningkatkan kualitas hubungannya dengan ibunya.

  1. Pengalaman melahirkan dan membesarkan anak yang lalu

                 Walaupun kali adalah bukan lagi pengalamannya yang pertama melahirkan bayinya, namun kebutuhan untuk mendapatkan dukungan positif dari lingkungannya tidak berbeda dari ibu yang melahirkan anak anak pertama. Hanya perbedaannya adalah tekhnik penyampaian dukungan yang diberikan lebih kepada support dan apresiasi dari keberhasilannya dalam melewati saat-saat sulit pada persalinannya yang lalu.

  1. Faktor eksternal
  2. Respon dan dukungan keluarga dan teman

            Bagi ibu post partum, apalagi pada ibu yang pertama kali melahirkan akan sangat membutuhkan dukungan orang-orang terdekat karna ia belum sepenuhnya berada pada kondisi stabil, baik fisik mapun psikologisnya. Ia masih sangat asing terhadap perubahan peran barunya yang begitu fantastis terjadi dalam waktu yang begitu cepat, yaitu peran sebagai seorang “Ibu”.Dengan respon positif dari lingkungan, akan mempercepat proses adaptasi peran ini sehingga akan memudahkan bagi bidan untuk memberikan asuhan yang sehat.

  1. Pengaruh budaya

                 Adanya adat istiadat yang dianut oleh lingkungan dan keluarga sedikit banyak akan mempengaruhi keberhasilan ibu dalam melewati saat transisi ini. Apalagi jika ada hal yang tidak sinkron antara arahan dari tenaga kesehatan dengan budaya yang dianut. Dalam hal ini, bidan harus bijaksana dalam menyikapi, namun tidak mengurangi kualitas asuhan yang harus diberikan. Keterlibatan keluarga dari awal dalam menetukan bentuk asuhan dan perawatan yang diberikan pada ibu dan bayi akan memudahkan bidan dalam memberikan asuhan.

  1. Anak

Tampaknya terdapat kesepakatandi kalangan para pakar bahwa model tersebut ialah apa yang tercakup dalam teori yang mengaitkan imbalan dengan prestasi seseorang individu. Menurut model ini, motivasi seorang individu sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang bersifat internal maupun eksternal. Termasuk pada faktor internal adalah :

  1. Kecakapan dan keterampilan seorang anak.

Seorang anak yang cakap dan terampil akan lebih mudah dalam mengembangkan potensi-potensi yang ada dalam dirinya. Contohnya: seorang anak yang pandai bergaul, akan lebih mudah dalam bersosialisasi dengan lingkungannya.

  1. Harga diri.

Seorang anak yang dapat menghargai dirinya sendiri dengan baik tidak akan mengalami kesulitan dalam menghadapi berbagai hal yang dihadapinya.

  1. Persepsi seseorang anak mengenai diri sendiri.

Pandangan seorang anak terhadap dirinya dapat mempengaruhi dalam perkembangan konatifnya. Seorang anak yang memandang dirinya buruk akan lebih sulit dalam mengembangkan potensi dalam dirinya.
Contoh: seorang anak yang kurang percaya diri akan merasa malu untuk menunjukkan kemampuannya.

  1. Keinginan.

Anak yang memiliki keinginan dipastikan memiliki motivasi yang tinggi untuk meraih keinginannya.

 

Baca juga: