CARA MENGHINDARI GHIBAH DAN NAMIMAH

Posted on: April 14, 2020, by :
CARA MENGHINDARI GHIBAH DAN NAMIMAH

CARA MENGHINDARI GHIBAH DAN NAMIMAH

  1.       Menyadari bahwa setiap orang mempunyai kekurangan dan kelebihan, masing-masing diberi potensi yang berbeda oleh Allah swt.
  2.       Koreksilah dirimu sendiri sebelum mengoreksi orang lain.
  3.       Bersikap obyektif terhadap semua orang.
  4.       Menyadari setiap orang bisa saja salah tidak mungkin seterusnya benar.
  5.       Jangan mendengarkan orang yang suka mengadu domba, pasti suatu saat kita akan kena getahnya.

2.2.6 TABZIR (BOROS)

CARA MENGHINDARI GHIBAH DAN NAMIMAH

Menurut bahasa tabzir berasal dari bahasa arab “bazzara-yubazziru-tabzirun” yang berarti boros. Sedangkan menurut istilah adalah perbuatan yang dilakukan dengan cara menghambur-hamburkan uang ataupun barang karena kesenangan atau kebiasaan. Firman Allah yang menerangkan larangan tersebut terdapat dalam surat Al-Furqan ayat 67 sebagai berikut :

Artinya  :” Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.”

Dan Allah juga menegaskan bahwa, orang yang berlaku boros adaah saudara syaitan, karena sama-sama ingkar terhadap nikmat Allah swt. Ungkapan ini merupakan celaan terhadap orang-orang yang boros. Menghambur-hamburkan kekayaan diluar perintah Allah, memperturutkan godaan syaitan. Firman Allah yang menerangkan larangan tersebut terdapat dalam surat Al-Isra’ ayat 27 sebagai berikut :

Artinya  : ”sesungguhnya orang-orang yang boros itu adalah saudara syaitan dan syaitan itu sangat ingkar kepada Tuhan-Nya.” 

 

2.2.6.1 SEBAB-SEBAB TABZIR

  1.       Dapat menyebabkan kehancuran pada diri sendiri, karena tidak memilki control pribadi dan sosial.
  2.       Dapat menimbulkan sifat pamer dan sombong dan merupakan tabi’at buruk yang harus dihindari.
  3.       Dapat menimbulkan sfat riya’ dan sum’ah

   2.2.6.2 CARA MENGHINDARI TABZIR

  1.       Dengan cara membatasi dalam makan dan minum, berpakaian, berhias ataupun dalam bersedekah dengan tidak berlebih-lebihan sesuai dengan syari’at yang telah ditentukan.
  2.       Islam telah menganjurkan agar hidup sederhana dalam mencukupi kebutuhan yang diperlukan tampa berlebihan dan masih sewajarnya.
  3.       Islam melarang untuk bersikap sombong yang dapat menzalimi diri sendiri ataupun orang lain, hal itu dapat menyebabkan kesengsara

2.3 METODE PENINGKATAN KUALITAS AHKLAK

            Dalam keseluruhanajaran islam,ahklak menempati kedudukan yang istimewa dan sangat urgen,hal ini berdasarkan kaidah bahwa Rasullah SAW,menempatkan penyempurnaan akhlak yang mulia sebagai misi pokok risalah islam.Ahklak merupakan salah satu ajaran pokok agama islam sehingga Rasullah SAW mendefinisikan agama islam dengan ahklak yang baik (husn al-khuluq).

            Ahklak yang baik akam memberatkan timbangan kebaikan seseorang nanti pada hari kiamat. Nabi bersabda; “Tidak satupun yang akan lebih memberatkan timbangan (kebaikan) seorang hamba mukmin nanti pada hari kiamat selain dari ahklak yang baik”.(HR Al-Baihaqi). Dan menurut keterangan Abdullah Ibn Umar: Orang yang paling dicintai serta paling dekat dengan Rasullah pada hari kiamat adalah yang paling baik ahklaknya.

            Rasullah SAW menjadikan baik buruknya ahklak seseorang sebagai ukuran kualitas imannya,sebagaimana sabdaya:

”Dari abu hurairah ia berkata,rasullah SAW bersabda:Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah orang yang paling baik ahklaknya”.(HR At-Tirmizi)

            Islam menjadikan ahklak yang baik sebagai bukti dan buah dari ibadah kepada allah SWT.Seseorang yang menjadikan sholat tentu tidak akan mengerjakan segala perbuatan p saja mengerjakan kekejian dan kemuyang tergolong keji dan mungkar.Sebab apakah arti sholatnya seseorangg jika dia tetap saja mengerjakan kekejian dan kemungkaran yang dilarang.

sumbe :

Major GUN 4.1.1 Apk + Mod (Unlimited Money) Android