Telematika Present and Future

Posted on: May 5, 2020, by :

Telematika Present and Future

Telematika Present and Future
Telematika Present and Future
Malida Hartanti Septiani (11107038)
 
Mastiur Herawati N (11107935)
 
Merry Susastri (11107085)
 
====================================================
 
Berasal dari bahasa Perancis : “Telematique” (dipopulerkan pertama kali pada tahun 1978 oleh Simon Nora dan Alain Minc dalam bukunya yang berjudul L’informatisation de la Societe), yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Teknologi Informasi merujuk pada sarana prasarana, sistem dan metode untuk perolehan, pengiriman, penerimaan, pengolahan, penafsiran, penyimpanan, pengorganisasian, dan penggunaan data yang bermakna.
 

Fungsi Telematika :
1. Penyampai Informasi
Telematika sebagai penyampai informasi agar orang-orang dapat memperoleh pengetahuan yang lebih banyak dan menambah wawasan.
 
2. Sarana Kontak Sosial Hidup Bermasyarakat
Telematika sebagai sarana interaksi sosial yang menghilangkan jarak antarmanusia untuk berkomunikasi sehingga melahirkan keakraban dan kerjasama.
 
Ragam Bentuk Telematika
 
E-government
E-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Dengan e-goverment, pemerintah dapat menjalankan fungsinya melalui sarana internet yang tujuannya adalah memberi pelayanan kepada publik secara transparan sekaligus lebih mudah, dan dapat diakses(dibaca) oleh komputer dari mana saja. E-goverment juga dimaksudkan untuk peningkatan interaksi, tidak hanya antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga antarsesama unsur pemerintah dalam lingkup nasional, bahkan internasional.
 
E-commerce
Prinsip e-commerce tetap pada transaksi jual beli. Semua proses transaksi perdagangan dilakukan secara elektronik. Mulai dari memasang iklan pada berbagai situs atau web, membuat pesanan atau kontrak, mentransfer uang, mengirim dokumen, sampai membuat claim.
 
E-learning
Globalisasi telah menghasilkan pergeseran dalam dunia pendidikan, dari pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka. Di Indonesia sudah berkembang pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (distance learning) dengan media internet berbasis web atau situs.
 
Perkembangan Telematika di Indonesia Hingga Saat Ini
1. Periode Rintisan
Sejarah telematika bermula pada tahun 1978 oleh warga Perancis, pada tahun inilah dimulainya jaman informasi. Namun dengan perhatian yang minim dan pasokan listrik yang terbatas, Indonesia belum mampu mengiringi perkembangan telematika. Memasuki tahun 1980-an pun belum terdapat perubahan yang signifikan di Indonesia, namun pembelajaran mengenai penggunaan teknologi informasi, telekomunikasi, dan multimedia sudah mulai dilakukan. Jaringan telepon, saluran televisi nasional, stasiun radio nasional dan internasional, serta komputer sudah mulai dikenal, walaupun penggunaannya masih terbatas.
 
2. Periode Pengenalan
Pada tahun 1990-an, teknologi telematika sudah banyak digunakan dan dikenal. Internet masuk ke Indonesia pada tahun 1994, dan milis adalah salah satu bagian dari sebuah web. ISP (Internet Service Provider) pertama yang beroperasi di Indonesia adalah IPTEKnet, dan ISP komersil pertama yaitu INDOnet. Teknologi telematika, seperti komputer, internet, pager, telepon seluler, teleconference, siaran radio dan televisi internasional – tv kabel Indonesia, mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia. Periode pengenalan telematika ini mengalami lonjakan pasca kerusuhan Mei 1998. Kebutuhan informasi yang cepat dan gegap gempita dalam menyongsong tahun 2000, abad 21, menarik banyak masyarakat Indonesia untuk tidak mengalami kesenjangan digital (digital divide).
 
3. Periode Aplikasi
Pada era Reformasi, software bajakan, HP ilegal, komputer, internet, dan alat komunikasi lainnya, dapat dengan mudah diperoleh di pinggir jalan dan kios-kios kecil dengan harga yang murah. Awal era milenium, pemerintah Indonesia serius menanggapi perkembangan telematika dalam bentuk keputusan politik. Selanjutnnya, teknologi mobile phone mengalamu pertumbuhan yang sangat cepat. Mobile phone sudah dimiliki oleh hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia dengan teknologi yang sudah canggih. Kapasitasnya mencapai 1 GB, dapat mengakses internet dan stasiun televisi, serta melakukan teleconference melalui jaringan 3G. Teknologi komputer kini hadir dengan skala tera (1000 GB), multi processor, multislot memory, dan jaringan internet berfasilitas wireless access point. Bahkan, pada kafe dan kampus tertentu, internet dapat diakses dengan mudah, dan gratis.
 
Perkembangan Telematika di Masa Mendatang
Untuk menghadapi masa mendatang, diharapkan industri telematika mencari upaya agar konsumen dapat memanfaatkan teknologi yang tersedia se-optimal mungkin, sehingga industri telematika dapat memperoleh pendapatan semaksimal mungkin dari investasi yang telah dilakukan. Upaya peningkatan pemanfaatan teknologi telematika secara optimal oleh konsumen hanya dapat tercapai jika tersedia ragam aplikasi dan konten yang mampu memenuhi berbagai jenis kebutuhan konsumen. Oleh karena itu, dengan mendorong bertumbuhnya industri kreatif berbasis telematika, diharapkan akan berkembang sebuah industri yang akan menjadi motor utama penggerak industri telematika tersebut. Aplikasi seperti e-learning, tele-medicine, social networking, sampai konten selular seperti mobile magazine, mobile news dan lainnya, adalah aplikasi unggulan yang disinyalir akan mampu menumbuhkan pengguna. Aplikasi unggulan tersebut seyogyanya juga mampu meningkatkan kualitas pengguna, yang akhirnya berujung kepada tumbuhnya industri akibat pemberdayaan pengguna.
 
Sistem telematika di masa depan harus memperhatikan karakteristik sebagai berikut:
All IP based core network
Multi-access interoperability
Menawarkan macam-macam teknologi akses ke terminal user dalam suatu arsitektur seamless network
Multi-mode terminal
Teknologi akses berbeda terintegrasi dalam suatu platform common yang fleksibel dan expandable (software radio)
Horizontal (intra-system) dan vertical (Inter-system) handover