Cara Pencegahan Kanker Serviks

Posted on: April 15, 2020, by :

Cara Pencegahan Kanker Serviks

Kanker serviks adalah keliru satu penyakit paling mematikan yang banyak menyerang wanita di Indonesia. Dilansir berasal dari laman formal Kementerian Kesehatan RI, setidaknya tercatat terkandung sekitar 15.000 masalah kanker serviks di Indonesia tiap tiap tahunnya. Meskipun menakutkan, pada dasarnya kanker serviks masih mampu kita cegah. Bagaimana pencegahan kanker serviks yang benar? Simak ulasannya selanjutnya ini!

Apa Itu Kanker Serviks?
Kanker serviks adalah kanker pada leher rahim yang merupakan anggota berasal dari sistem reproduksi wanita. Serviks atau leher rahim berada di antara vagina dan rahim.

Kanker ini dipicu oleh human papillomavirus (HPV). Meskipun tidak seluruh wanita bersama dengan HPV mampu mengembangkan kanker serviks, tetapi kalau telah terkena HPV, bermakna Anda miliki risiko tinggi terkena kanker serviks. HPV sendiri terhitung mampu ditularkan lewat jalinan seksual.

Cara Mencegah Kanker Serviks
Kanker yang dideteksi sejak dini akan mampu lebih gampang diatasi, tetapi lebih bagus lagi kalau kanker mampu dicegah sejak awal. Kanker serviks mampu menyerang tiap tiap wanita, agar ilmu berkenaan pencegahan kanker serviks terhitung seharusnya diketahui oleh tiap tiap wanita.

Berikut adalah lebih dari satu cara cara menahan kanker serviks yang mampu dilakukan:

1. Pemeriksaan Pap Smear Rutin
Melakukan pengecekan Pap smear secara rutin mampu menjadi keliru satu cara menahan kanker serviks.

Pap smear adalah pengecekan yang dikerjakan untuk mengambil alih sampel sel-sel serviks untuk mengerti tersedia tidaknya sel yang berpotensi berkembang menjadi kanker. Sel yang berpotensi berkembang menjadi kanker memang belum pasti akan berkembang menjadi kanker, tetapi lebih baik kalau disingkirkan sejak awal.

Pemeriksaan Pap smear seharusnya dikerjakan secara rutin tiap tiap 3 th. oleh wanita umur mulai 21 th. atau yang telah aktif secara seksual sampai nanti berusia 65 tahun.

2. Pemeriksaan HPV Rutin
Selain pengecekan Pap smear, tes HPV terhitung merupakan tes yang perlu untuk dikerjakan sebagai pencegahan kanker serviks.

Seperti yang telah disebutkan di awalnya bahwa kanker serviks berkembang berasal dari HPV. Tes HPV mampu dikerjakan sendiri atau mampu terhitung dikombinasikan bersama dengan Pap smear. Wanita bersama dengan umur di atas 30 th. dianjurkan untuk melaksanakan tes HPV atau HPV bersama dengan Pap smear tiap tiap 5 th. sekali.

3. Mendapatkan Vaksin Kanker Serviks
Pemicu kanker serviks adalah HPV, agar vaksin yang digunakan sebagai pencegahan kanker serviks adalah vaksin HPV.

HPV terdiri lebih berasal dari 100 jenis, tetapi yang paling banyak mengakibatkan kanker serviks terkandung dua style yaitu style 16 dan 18. Vaksin ini umumnya diberikan sebelum seseorang aktif secara seksual. Usia 9-13 th. adalah yang paling dianjurkan dikarenakan vaksin diakui lebih efektif bekerja pada sistem imun yang baik di umur tersebut.

Jika terlambat beroleh vaksin, wanita masih mampu beroleh vaksin ini sampai umur 26 tahun. Namun kalau telah aktif secara seksual, wanita perlu lebih pernah melaksanakan Pap smear sebelum beroleh vaksin.

Vaksin HPV bukan cuma diperuntukkan bagi wanita saja, tetapi terhitung bagi pria. Vaksin HPV pada pria berfungsi sebagai pencegahan kutil kelamin, kanker penis, kanker anus, dan pencegahan penularan HPV ke pasangan.

4. Hindari Hubungan Seksual Berisiko
Pencegahan kanker serviks yang mampu dikerjakan selanjutnya adalah bersama dengan menjauhi jalinan seksual yang berisiko.

HPV mampu ditularkan lewat jalinan seks, risiko ini pasti akan makin tinggi kalau tidak memanfaatkan kondom atau kalau berganti-ganti pasangan. HPV mampu ditularkan berasal dari beraneka kontak seksual, terhitung terhitung kontak kulit antara alat kelamin, seks oral, vaginal, seks anal, sampai pemakaian mainan seks.

5. menjauhkan Rokok
Jika tidak menghendaki terkena kanker serviks, rokok adalah keliru satu yang perlu Anda menjauhi dikarenakan rokok adalah keliru satu faktor risiko terbesar kanker serviks.

Wanita yang merokok dan menghirup asap rokok miliki peningkatan risiko kanker serviks di antara para wanita yang terinfeksi HPV. Risiko makin tingkatkan pada wanita yang merokok lebih banyak bersama dengan jangka saat yang lebih lama.

6. Menjaga Pola Makan
Makanan bersama dengan gizi sesuai mampu menjadi makanan pencegah kanker serviks.

Selain mengkonsumsi makanan bergizi, jangan lupa terhitung untuk menjauhi beraneka makanan yang mampu mengakibatkan kanker.

Memperbanyak mengkonsumsi buah dan sayur akan baik untuk kebugaran Anda secara total dan mampu menjadi cara menahan kanker serviks alami. Sedangkan style makanan yang sebaiknya dihindari atau dibatasi konsumsinya dikarenakan mampu mengakibatkan kanker adalah seperti makanan tinggi lemak trans, makanan dan minuman olahan yang punya kandungan pengawet, alkohol, dan masih banyak lagi.

7. Menjaga Kebersihan Vagina
Kebanyakan kanker serviks terdeteksi setelah melaksanakan tes Pap smear adalah dikarenakan kurangnya kebersihan pada vagina. Oleh dikarenakan itu, memelihara kebersihan organ intim yang baik terlalu mendukung menahan kanker serviks.

Tetapi ini bukan bermakna Anda tidak memerlukan vaksinasi kanker serviks atau skrining disaat telah memelihara kebersihan yang pas untuk menahan infeksi HPV.

8. Menggunakan Celana Dalam yang Tepat
Selain memelihara kebersihan vagina, wanita perlu mengenakan celana di dalam berbahan katun atau yang terbuat berasal dari serat kapas. Kapas tidak mampu menahan kelembaban dan mengakibatkan vagina selamanya dingin.

Selama menstruasi, wanita terhitung perlu mengganti pembalut secara teratur. Begitupun wanita yang sering mengalami keputihan perlu mengganti baju di dalam dua atau tiga kali sehari.

9. Menjaga Berat Tubuh Ideal
Menjaga berat tubuh ideal terhitung mampu menjadi cara pencegahan kanker serviks.

Kelebihan berat badan atau obesitas mampu tingkatkan beraneka risiko penyakit kronis, terhitung kanker serviks. Sedangkan berat tubuh di bawah ideal terhitung mampu turunkan sistem imun yang mengakibatkan tubuh terhitung lebih rentan pada penyakit.

Menjaga berat tubuh ideal mampu dikerjakan bersama dengan cara memelihara asupan makanan sesuai gizi dan olahraga secara rutin.

10. Menggunakan Alat Kontrasepsi IUD
Intrauterine Device (IUD) atau alat kontrasepsi di dalam rahim (AKDR) adalah cara menahan kehamilan yang ditaruh di di dalam rahim oleh dokter. Posisi IUD yang benar mampu memilih kesuksesan di dalam menahan kehamilan, dan IUD terhitung punya kandungan spermisida yang mampu membunuh sperma.

Berdasarkan 16 penelitian pada 12.482 wanita menunjukan bahwa kanker serviks sepertiga lebih jarang terjadi pada wanita yang memakai IUD. Tidak seutuhnya mengerti mengapa dampak ini terjadi, tetapi dipercayai berkenaan bersama dengan respons sistem kekebalan tubuh pada IUD.

Itu dia beraneka cara menahan kanker serviks yang mampu diterapkan oleh tiap tiap wanita. Kanker serviks mampu menyerang siapa saja, agar tiap tiap wanita perlu berhati-hati pada penyakit satu ini. Menerapkan pola hidup sehat akan terlalu mendukung pencegahan kanker serviks.

Kanker serviks sering kali tidak mengundang gejala pada stadium awal dan baru terdeteksi setelah memasuki stadium lanjut. Jangan lupa untuk secara rutin memeriksakan diri agar kanker mampu dideteksi lebih dini dan beroleh penanganan lebih cepat.

Baca Juga :