DATANG BULAN “DIBENCI”, TAPI TETAP DINANTI LADIES ITU SEPERTI JALANGKUNG
Posted on: February 5, 2020, by : g3wgj

DATANG BULAN “DIBENCI”, TAPI TETAP DINANTI LADIES ITU SEPERTI JALANGKUNG

Datang bulan itu “dibenci” oleh banyak ladies di luar sana. Namun, meski “benci”, tamu rutin ini senantiasa dinantikan kedatangannya tiap-tiap bulan. Cieee…

Datang tak dijemput, pulang tak diantar. Datang bulan sudah layaknya jalangkung saja. Kamu jelas jalangkung? Yak betul, itu alat untuk mandi. Ahh maaf, jikalau itu sih ciduk.

Jalangkung adalah permainan dengan memanggil roh orang yang sudah meninggal. Itu pengertian berasal dari KBBI ya. Bukan berasal dari saya. Nanti saya di anggap kembali mengampanyekan pergantian istilah. Macam kafir menjadi non-muslim. Heuheu…

Sementara itu, bedanya, mampir bulan bakal mampir sendiri. Sementara itu, jalangkung harus dipanggil, alis dihadirkan secara sengaja dengan dipanggil. Nggak berdiri sendiri banget, wis. Sudah nakut-nakutin, nggak mau mampir sendiri. Ini layaknya type mahasiswa nebengers. Padahal kosnya cuma sepelemparan batu berasal dari kampus.

Nah, bagaimana jikalau jalangkung dapat mampir sendiri secara mandiri? Pastinya sungguh menyeramkan. Habis nongkrong senantiasa minta antarkan pulang. Ketika ditanya kok minta antar, alasannya irit kuota nggak mau install aplikasi gojek online.

Sementara itu, mampir bulan bakal senantiasa dinantikan olah para ladies di luar sana. Terutama para ladies yang tetap di dalam umur subur. Namun, meski dinantikan, sebagai tandanya siklus yang normal, mampir bulan ternyata terhitung “dibenci”. Awalnya sih cuma para ladies, tetapi “kebencian” itu tentu bakal merambat ke pundak para gents di luar sana.

Kenapa sih mampir bulan “dibenci”? Berikut sebagian alasannya.

Pertama, sebagian hari menjelang mampir bulan, para ladies bakal mengalami yang namanya Premenstrual Syndrome atau PMS. PMS sendiri adalah sebuah sindrom pergantian fisik dan emosional terhadap cewek yang tetap merintis siklus menstruasi. Sindrom ini biasanya keluar satu atau dua minggu sebelum mampir bulan.

Khususnya adalah pergantian emosional. Ini adalah masa-masa di mana para gents terlampau waspada, harus terlampau hati-hati disaat berinteraksi dengan pasangan masing-masing. Ketika ladies tengah sedih, ia dapat terlampau sedih. Ketika bahagia, cerianya minta ampun. Dan ini dia, disaat emosinya labil, anda bakal enteng kena sliding tekel.

Bahkan jikalau anda cuma kentut dikit. Seperti gemuruh erupsi gunung api, kemarahan ladies disaat PMS dapat meratakan seluruh kekuatanmu.

Namun, tahukah kamu, gents, jikalau cewek sendiri sebenarnya “malas” dengan pergantian emosi ini. Kelabilan bikin mereka cepat lelah, atau marah-marah nggak jelas.

Kedua, mampir bulan bikin perut kram. Kok dapat layaknya itu? Karena lubang anus layaknya tertutup. Alhasil, kentut pun menjadi susah. Itu yang bikin perut menjadi kram. Ini berdasarkan wawancara sebagian ladies ya. Bukan pengalaman saya sendiri. Xixixi…

Ketiga, mampir bulan bikin para ladies cepat lemas. Menurut pembicaraan ahlinya, para ladies menjadi cepat lemas disaat mampir bulan dikarenakan tiga alasan, yaitu dehidrasi, hormon, dan anemia.

Ketika mampir bulan, para ladies bakal mengalami pergantian kadar estrogen dan progesteron agar mempengaruhi jumlah air di dalam tubuh. Kekurangan air, tubuh menjadi lemas. Sementara itu, hormon estrogen dan progesteron berada terhadap level paling rendah kala menstruasi. Jadi, beragam keluhan layaknya mood swing, nyeri perut, pusing, mual, dan juga enteng letih keluar bersamaan.

Bagaimana dengan anemia? Ladies yang mengalami mampir bulan berat berisiko anemia. Ini dikarenakan jumlah darah yang hilang kala menstruasi lebih besar daripada kebolehan tubuh untuk mengganti sel darah merah yang hilang.

Keempat, disaat mampir bulan, para ladies menjadi enteng sakit. Sakit kepala, demam, flu, dan batuk, adalah contohnya. Kondisi ini bikin para ladies uring-uringan seharian dikarenakan mengganggu seluruh rencana yang sudah tersusun rapi.

Ladies jangan panik dulu, ya. Menurut Dr. Nieca Goldberg, seorang direktur medis di Joan H. Tisch Center for Women’s Health di NYU Langone Medical Center, keadaan tubuh yang melemah hingga sebabkan sakit kala haid dilatarbelakangi oleh ada pergantian hormon di dalam tubuh.

Nah, itulah empat berasal dari banyak alasan para ladies “membenci” mampir bulan, tetapi senantiasa menantikannya. Membenci di sini bukan bermakna nggak mau mengalalaminya. Datang bulan adalah keadaan yang alamiah dan menjadi tandanya kesuburan seorang ladies. Kalau nggak datang-datang, tentu kalian menjadi panik.

Kalau tamu rutin ini nggak datang-datang terhitung disaat siklus menstruasi sudah lewat, langsung hubungi dokter ya. Jangan hubungi pawang hujan atau tukang sedot WC.

Satu perihal lagi, bikin kalian para gents, jangan malu-malu jikalau diminya tolong pasanganmu bikin beli pembalut. Percaya wis serupa saya. Berani beli pembalut itu serupa kerennya serupa berani beli kondom. Sama-sama mulia dan menjadi bentuk kepedulain dan “tanggap bencana”.

Jangan hingga anda terjerat di di dalam keadaan para ladies mengalamai kebocoran hingga tembus celana. Alih-alih beli pembalut yang murah, anda tambah harus belikan pasanganmu celana baru. Mencegah lebih baik, ketimbang menyesali bencana kebocoran dompet dikarenakan gengsi nggak mau belikan pembalut

Baca Juga :