Kerusakan Tanah dan Dampaknya bagi Kehidupan
Posted on: November 30, 2019, by : g3wgj

Kerusakan Tanah dan Dampaknya bagi Kehidupan

Tanah jadi fasilitas hidup bagi banyak makhluk hidup di Bumi
ini, juga kami manusia. Bahkan manusia memegang kendali utama
dalam pemakaian tanah. Berbagai langkah ditempuh untuk mengoptimalkan
kegunaan tanah, merasa berasal dari kegiatan pertanian, pertambangan,
dan kegiatan pemakaian lahan lainnya. Kita kerap tidak
menyadari bahwa pemakaian berikut sudah mengakibatkan penurunan
kualitas tanah. Bagaimana rusaknya itu bisa terjadi?

a. Erosi
Erosi layaknya yang sudah dibahas di depan juga merupakan
salah satu bentuk rusaknya tanah. Pengikisan yang terjadi
membuat materi tanah terlarut hingga kelanjutannya tanah kehilangan
unsur haranya. Akibatnya, tanah dapat kehilangan kesuburannya.

Tidak hanya itu, terkikisnya lapisan tanah menyebabkan rusaknya
struktur tanah, hingga kapabilitas menyerap air menjadi
berkurang. Tahukah anda bagaimana akibatnya?
Dampak erosi tidak hanya dapat dirasakan oleh daerah di
sekitar terjadinya erosi, namun juga wilayah yang jadi daerah
pengendapan hasil erosi. Sedimentasi di sungai mengakibatkan
menurunnya energi tampung sungai. Bisa anda bayangkan akibatnya?
Tanah yang awal mulanya subur dapat kehilangan kesuburannya
akibat tertimbun oleh materi hasil erosi. Aliran air sungai yang
membawa material terlarut dapat jadi keruh. Kekeruhan
memengaruhi energi tembus cahaya matahari ke dalam sungai. Jika
air keruh, cahaya matahari tidak kembali bisa menembus air sungai.
Sementara itu, di sungai terkandung beragam organisme yang
memerlukan cahaya matahari untuk menopang kehidupannya.

b. Penggundulan Hutan
Penyebab penggundulan hutan adalah bertambahnya
permintaan lahan untuk permukiman, sehingga lahanlahan
hutan diubah jadi permukiman. Selain
permintaan lahan permukiman meningkat, penyebab
lain adalah perladangan bergeser dan kepentingan
ekonomi. Karena kayu dan hasil hutan merupakan
komoditas ekspor yang bernilai tinggi, maka penebangan
hutan jadi marak dan tidak teratasi lagi.
Akibat hutan gundul, satwa liar dapat kehilangan
habitatnya hingga kelanjutannya untuk mempertahankan
hidup sulit. Jika sudah begini anda pasti tahu dampaknya
bagi lingkungan. Selain itu, manfaat hutan yang
selama ini sebagai paru-paru dunia dan penyimpan
cadangan air dapat hilang. Bagaimana dampaknya bagi
lingkungan?

c Polusi
Polusi tidak hanya terjadi di udara, namun juga di tanah
dan air. Polusi disebabkan pembuangan limbah, baik
itu limbah industri ataupun limbah tempat tinggal tangga ke
dalam tanah, air, dan udara.
d. Kebakaran Hutan
Tahukah anda kebakaran hutan di Kalimantan dan
Sumatra yang terjadi selama tahun 2006? Kebakaran
hutan ini menyebabkan penurunan biomas di dalam
tanah, sehingga produktivitas tanah menurun. Selain
itu, kebakaran hutan juga dapat meningkatkan erosi
tanah.

e. Eksploitasi Tambang yang Berlebihan
Bahan-bahan tambang layaknya emas, tembaga, dan bahan galian C
(pasir dan batu) dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan
manusia. Eksploitasi bahan-bahan tambang yang berlebihan, tanpa
memerhatikan lingkungan dapat berdampak negatif di kemudian
hari. Lahan yang sudah ditambang dapat meninggalkan lubanglubang
yang mengangga di muka Bumi. Kerusakan lingkungan yang
berupa kesuburan tanah hilang dan perubahan topografi banyak
ditemukan terhadap lahan tambang yang dieksploitasi secara
berlebihan.

f. Kerusakan Karena Proses Kimiawi Air Hujan
Air hujan merupakan segi utama terjadinya rusaknya tanah
melalui sistem perubahan kimiawi dan beberapa kembali karena
proses mekanis. Proses kimiawi ini menyebabkan tanah menjadi
tidak subur.

g. Kerusakan Karena Proses Mekanis Air Hujan
Air hujan yang turun amat deras bisa menghilangkan dan menggores
permukaan tanah sehingga terbentuk selokan. Pada daerah yang
tidak bervegetasi, hujan lebat bisa menghanyutkan tanah
berkubik-kubik. Air hujan bisa pula menghanyutkan lumpur
sehingga terjadi banjir lumpur.

Artikel Lainnya : https://tokoh.co.id/biodata-blackpink-all-member-dan-fakta-terlengkap/

h. Kerusakan Karena Tanah Longsor
Tanah longsor adalah turunnya atau ambruknya tanah dan batuan
ke anggota bawah akibat dampak energi gravitasi. Hujan
mempercepat longsornya tanah sebab tanah jadi longsor dan
berat. Pelongsoran hanya terjadi terhadap lapisan luar yang terlepas
dari permukaan tanah.

Baca Juga :