Puntung Rokok Bisa Bermanfaat Cegah Korosi
Posted on: November 15, 2019, by : g3wgj
Puntung Rokok Bisa Bermanfaat Cegah Korosi

Puntung Rokok Bisa Bermanfaat Cegah Korosi

Puntung Rokok Bisa Bermanfaat Cegah Korosi
Puntung Rokok Bisa Bermanfaat Cegah Korosi

Jika di banyak tempat puntung rokok merupakan sampah yang tak bermanfaat, lain halnya dengan bagi tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang berhasil menemukan manfaat menarik dari sampah puntung rokok tersebut.

Berdasar hasil penelitiannya, kandungan dalam puntung rokok ternyata dapat menjadi inhibitor

atau penghambat terjadinya korosi pada bangunan offshore atau lepas pantai.

Ide penelitian yang dilakukan oleh Pandhu Dirga Pratama (Departemen Teknik Kimia angkatan 2017), Caroline Agustina (Departemen Teknik Kelautan 2018), dan Anallenian Selviana (Departemen Teknik Kelautan 2018) ini dilatari keprihatinan atas banyaknya sampah rokok di sekitar mereka. Olin, sapaan akrab Caroline Agustina, mengaku sering mudah menemukan sampah rokok di sekitarnya.

Berdasar penelusuran di internet, tercatat bahwa sampah puntung rokok yang ditemukan kurang lebih mencapai 52 juta batang pada tahun 2015. Dari banyaknya sampah tersebut, Olin bersama rekan-rekannya itu pun mulai penasaran dengan kandungan yang ada di dalam sebatang puntung rokok.

Setelah membaca beberapa jurnal, Olin menemukan fakta bahwa nikotin yang terkandung

di dalam puntung rokok ternyata dapat digunakan sebagai inhibitor korosi. “Karena bidang kuliah saya Teknik Kelautan, akhirnya kami (Olin dan tim, red) mengaplikasikan temuan ini untuk bangunan offshore yang berisiko mengalami korosi,” ungkap Olin antusias.

Tim binaan Suntoyo ST MEng PhD ini pun memilih bangunan lepas pantai yang mereka rasa paling pas untuk diuji, yakni platform atau bangunan Jacket. Platform jenis ini terpancang di laut dangkal dan laut sedang yang dasarnya tebal, lunak dan berlumpur. Kebetulan, bangunan ini dapat didatangi Olin dan timnya di Madura, sehingga mereka tidak perlu terlalu jauh meninggalkan kampus untuk melakukan penelitian.

Dalam penelitian tersebut, ditemukan bahwa ekstrak puntung rokok berpotensi sebagai alternatif inhibitor

korosi pada jacket platform. Di mana didapatkan bahwa variasi persentase massa ekstrak puntung rokok optimum sebesar 2 persen dengan laju korosi 28,6 mpy (miles per year).

“Jadi dengan diberi nikotin dari puntung rokok ini proses korosi bisa dihambat lebih optimum 2 persen dibanding sebelumnya, dengan laju korosi sebesar 28,6 mpy,” jelas Olin.

Hasil penelitian Olin bersama timnya yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini pun sempat lolos mengikuti ajang tahunan di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-32 di Bali, belum lama ini.

 

Sumber :

https://www.travelblog.org/Asia/Indonesia/Bali/Kuta/blog-1044063.html