MENGHADAPI ANAK PEMALU DAN TIDAK PERCAYA DIRI
Posted on: October 3, 2019, by : g3wgj

MENGHADAPI ANAK PEMALU DAN TIDAK PERCAYA DIRI

sejumlah tips yang dapat dilaksanakan orangtua untuk menolong anak menjadi tanggap bersosialisasi merupakan:

Ciptakan Lingkungan Keluarga yang Hangat
Penelitian oleh McDowell & Parke (2009) mengejar bahwa lingkungan family yang hangat, terbuka, dan memberikan peluang belajar, menolong Si Kecil menjadi lebih tanggap dalam bersosialisasi. Dalam lingkungan keluarga, orangtua dapat mulai dengan mengapresiasi keberhasilan dan proses belajar yang dilaksanakan anak, memberikan peluang untuk memilih dan memgambil keputusan, responsif terhadap keperluan anak, dan lainnya.

Perbanyak Kesempatan Si Kecil guna Bermain Bersama (playdate)
Bisa sebab biasa. Prinsip ini pula yang butuh diterapkan supaya Si Kecil menjadi cepat tanggap, anak yang mempunyai kepedulian sosial, serta percaya diri dalam bersosialisasi. Si Kecil yang terbiasa tergabung dalam kumpulan pertemanan semenjak bayi, misalnya saat berkumpul bareng anak-anak dari rekan ibu dan ayah dan bermain bersama, bakal menjadi lebih percaya diri dalam bersosialisasi dan membangun pertemanan di lingkungan baru. Orangtua dapat mulai dari menyuruh anak bermain bareng di kumpulan kecil (2-3 anak) dan perlahan membesarkan kumpulan pertemanannya, misal sampai 5-10 anak. Jangan lupa pun berikan peluang untuk Si Kecil mengobservasi dan terbiasa dengan lingkungan baru terlebih dahulu sebelum kesudahannya mereka bermain bersama.

Latih Kemampuan Bantu Diri & Kemandirian Si Kecil
Mampu mengerjakan sesuatu untuk diri sendiri, akan menyerahkan perasaan bangga, yang akhirnya menolong meningkatkan keyakinan diri Si Kecil. Mulai umur 1 tahun, mulai tolong Si Kecil melakukan kegiatan bantu dirinya secara mandiri, seperti santap sendiri (baik memakai tangan ataupun sendok/garpu), melepas dan memasang pakaiannya sendiri, memilih pakaian sendiri, memakai toilet, dan lainnya yang dicocokkan dengan umur dan inisiatif Si Kecil.

Menjadi Contoh Untuk Si Kecil
Santrock (2011) dalam bukunya Life-Span Development menyampaikan bahwa opsi yang dipungut orangtua laksana pilihan lokasi tinggal, pekerjaan beribadah, sekolah, serta pertemanan orangtua, akan memprovokasi bagaimana teknik Si Kecil bersosialisasi. Oleh sebab itu, orangtua pun perlu aktif dalam lingkungan dan bersosialisasi supaya bisa memberikan peluang belajar untuk Si Kecil menjadi tanggap bersosialisasi.

Membantu Si Kecil menumbuhkan rasa percaya diri serta menanggulangi rasa malunya dalam bersosialisasi ialah hal urgen yang perlu dilaksanakan oleh ibu dan ayah, supaya Si Kecil bisa membina kumpulan pertemanan yang baik. Dengan memiliki kumpulan pertemanan yang positif maka semakin besar pula peluang belajar si Kecil dalam menumbuhkan keterampilan dirinya menjadi anak tanggap yang lengkap, yakni cerdas, mempunyai kepedulian sosial, dan tanggap bersosialisasi.

Sumber : http://4allforum.com/away.php?to=http%3A%2F%2Fwww.pelajaran.co.id/