Mengatasi Anak Tantrum Manipulatif
Posted on: October 3, 2019, by : g3wgj

Mengatasi Anak Tantrum Manipulatif

Anak pun terkadang menangis sampai meraung-raung agar keinginannya terpenuhi. Ini ialah gejala tantrum manipulatif. Segera koreksi perilakunya sebab ini bukan fase pertumbuhan psikologis yang normal.

Berikut 5 teknik mengatasi anak tantrum manipulatif:
1. Tetap sabar. Hindari mendadak menuruti atau justeru langsung menolak kemauan anak. Pahami lebih dulu keinginannya. Jika permintaan anak kita rasa wajar, Anda dapat memenuhi permintaannya. Beri jeda antara ketika anak meminta dengan ketika Anda mengisi permintaannya untuk mengajar kesabaran anak.

2. Hindari mengumbar janji. Anak tidak jarang kali ingat janji kita dan akan tidak jarang kali menagihnya sampai terpenuhi. Selain tersebut memberi janji tanpa menepati bakal mengajarkan anak guna ingkar janji.

3. Perhatikan tingkah dan tangis anak. Saat mulai menangis sebab keinginannya tidak terpenuhi, simaklah tingkahnya serta gaya tangisannya. Anda pasti akan tahu perbedaan tangisan anak yang tulus dengan tangisan anak yang manipulatif.

4. Ajarkan disiplin. Berikan time out bila anak mulai beraksi destruktif, misalnya andai anak mulai merusak dagangan di sekitarnya. Masukkan dia ke dalam kamar, sampaikan bahwa dia jangan merusak dan baru boleh terbit dari kamar sesudah tenang. Jika tidak berhasil, peluk anak dan sampaikan bahwa perilakunya tidak dapat diterima dan bahwa apa yang kita lakukan ialah bentuk cinta kita padanya.

5. Bawa anak ke lokasi tenang. Jika anak mulai tantrum di lokasi umum, bawa anak menjauh dari keramaian. Tunggu hingga anak tenang. Jelaskan bila dia tidak berhenti merengek, Anda bakal mengajaknya pulang.

Diperlukan ketegasan, ketenangan, dan konsistensi ketika menghadapi anak yang tantrum manipulatif. Jangan lupa, minta sokongan anggota family lain, laksana suami, nenek, kakek dan lainnya, guna tegas terhadap anak ketika mulai tantrum manipulatif.

Sumber : https://quixapp.com/headers/?r=http%3A%2F%2Fwww.pelajaran.co.id/