Rencana Pengembangan Pendidikan Berbasis TIK di Jawa Barat
Posted on: August 30, 2019, by : g3wgj
Rencana Pengembangan Pendidikan Berbasis TIK di Jawa Barat

Rencana Pengembangan Pendidikan Berbasis TIK di Jawa Barat

Rencana Pengembangan Pendidikan Berbasis TIK di Jawa Barat
Rencana Pengembangan Pendidikan Berbasis TIK di Jawa Barat

Setelah mendapatkan Anugerah Kita Harus Belajar (Kihajar) 2018,

atas prestasi dalam memajukan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pendidikan di daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berupaya dalam meningkatkan pendayagunaan TIK untuk pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ahmad Hadadi mengatakan dampak positif dari pengembangan TIK, diantaranya adalah mendukung pengambilan keputusan, meningkatnya efisiensi dan produktifitas, menunjang aktifitas pekerjaan dan belajar, serta meningkatkan kualitas hidup manusia.

“Peranan teknologi informasi dan komunikasi di era Industri 4.0 ini

akan semakin meningkat seiring perkembangan jaman. Hingga akhirnya menjadi elemen dasar dalam berbagai kehidupan,” ujar Hadadi saat ditemui di Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jalan Dr. Radjiman No. 6, Rabu, 17 Oktober 2018.

Hadadi menjelaskan optimalisasi TIK menjadi salah satu solusi dalam menopang dan menggerakkan pendidikan khususnya di Jawa Barat. Salah satu rencana untuk optimalisasi TIK di lingkungan Dinas Pendidikan Jawa Barat adalah melalui Command Center yang akan mengintegrasi data dan informasi. Selain itu, terdapat jugaQuick Repond dengan berbasis media sosial. Program tersebut juga merupakan usaha dalam menjawab keluhan atau aduan masyarakat.

Hadadi juga mengatakan telah dibuat program-program untuk pengembangan TIK

pada pendidikan Jawa Barat. Hal tersebut meliputi, Jaringan Pendidikan Jawa Barat Terintegrasi, Radio Pendidikan Jawa Barat, Sakola Jabar Juara (Sajajar), serta Mobil Tempat Berkarya dan Belajar (Motekar).

“Termasuk akan menyusun command center, radio online, quick respondberbasis media sosial, dan program lainnya, kita kelola sehingga semua pelaporan dan semua kegiatan bisa di komunikasikan kepada masyarakat,” ujar Hadadi.***

 

Baca Juga :