Eceng Gondok : Pengertian Dan Manfaatnya
Posted on: August 27, 2019, by : g3wgj
eceng gondok

Memahami Hyacinth Air

Eceng gondok air adalah salah satu tanaman air yang dikenal dengan bahasa Latin Eichhornia crassipes. Anda dapat menemukannya di sungai, kolam atau kolam, biasanya mengambang di permukaan air. Eceng gondok air pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan dunia bernama Karl Friedrich Philipp von Martius, seorang ahli botani dari Jerman pada tahun 1824. Saat itu, ia sedang melakukan ekspedisi di sepanjang Sungai Amazon Brasil.

Eceng gondok memiliki ketinggian sekitar 0,4 hingga 0,8 meter, mengapung di air dan terkadang berakar di tanah. Tidak memiliki batang, daunnya tunggal, berbentuk lonjong. Ujung kerucut dan batang cembung daun. Permukaan daunnya licin dan hijau.

Manfaat Hyacinth Air

Tanaman yang dianggap gulma tumbuh di kolam yang dangkal, tanah yang lembab dan rawa, air yang mengalir perlahan, danau, waduk, dan sungai. Menariknya, eceng gondok sangat cerdas untuk beradaptasi dengan perubahan ekstrim dalam tingkat air, arus air dan perubahan nutrisi, pH, suhu dan racun dalam air.

Apakah Anda tahu manfaat eceng gondok? Ternyata eceng gondok memiliki manfaat yang signifikan. Salah satunya adalah:

1. Dapat membersihkan kontaminan logam berat

Eceng gondok, yang dianggap sebagai tanaman liar, memainkan peran penting dalam memurnikan air dari polutan dengan logam berat. Polusi air akibat logam dapat diatasi dengan keberadaan populasi eceng gondok. Selain itu, tanaman ini dapat menyerap residu pestisida.

2. Bahan untuk pembuatan kerajinan

Di tangan pengrajin, eceng gondok dapat ditransformasikan menjadi berbagai objek bernilai ekonomi dan bernilai konsumen. Eceng gondok yang telah dikeringkan dapat dianyam menjadi gorden, tas, sandal, dan dompet.

3. Mengatasi Sakit Gigi

Beberapa orang terkejut mengetahui bahwa eceng gondok dapat mengobati sakit gigi. Caranya adalah berkumur menggunakan rebusan batang dan daun eceng gondok. Berkumur sampai rasa sakit mereda.

4. Kulit sehat

Tanaman ini mengandung sifat antimikroba, antijamur dan antibakteri yang dapat mengobati berbagai penyakit kulit. Ekstrak daun eceng gondok dapat dicampur menggunakan tepung beras dan kunyit untuk mengobati penyakit kulit seperti eksim.

5. Anti-inflamasi

Eceng gondok dicampur dengan jus lemon dapat digunakan untuk mengobati bisul bernanah, karena campuran ini dapat dianggap sebagai obat untuk peradangan. Ekstrak dari eceng gondok juga berguna untuk mengobati radang tenggorokan dan telinga, ada juga aplikasi untuk persiapan rebusan eceng gondok, yang digunakan sebagai penangkal gigitan ular berbisa.

6. Memperbaiki pencernaan

Di Cina, eceng gondok diyakini mampu membuat sistem pencernaan lebih halus dengan bahan-bahan tradisional yang dapat digunakan untuk menjaga kesehatan limpa, dan juga dipercaya bahwa obat herbal ini mengatasi diare, mual, cacingan dan kembung. Batang tanaman ini juga bisa digunakan untuk mengobati kolera.

7. Laktasi

Dipercayai bahwa air mendidih dalam daun eceng gondok dapat menyebabkan percepatan ASI atau ASI dengan cara merebus dan mengonsumsi daun ini. Selain itu, dipercaya bahwa daun eceng gondok membantu memperlancar menstruasi.

8. Menurunkan Berat Badan

Eceng gondok juga mengandung serat dalam jumlah besar, sehingga dapat digunakan untuk menurunkan berat badan dan mencegah obesitas. Diyakini bahwa sifat hipokolesterolemia, yang memiliki eceng gondok, mampu mengendalikan kolesterol darah.

Sumbernya :