Bos Indosat Surati Menkominfo, Apa Isinya?
Posted on: May 14, 2019, by : g3wgj
bos Indosat

Bos Indosat Surati Menkominfo, Apa Isinya? – Berikan berbagai informasi dan kejutan baru setiap saat. Hal seperti ini selalu dilakukan oleh salah satu pemasok terbesar di Indonesia, Indosat Ooredo. Seolah-olah itu tidak pernah berakhir, memberikan kepuasan tambahan kepada semua pelanggan reguler mereka, sekarang, penyedia internet Indosat kembali menghadirkan bukan hanya satu, tetapi dua kejutan baru pada saat bersamaan.

Tapi, sayangnya, kejutan kali ini bukan yang menyenangkan. Berita buruk sebenarnya melingkupi perusahaan telekomunikasi ini. Seperti diberitakan, presiden dan CEO perusahaan ini beberapa waktu lalu mengirim keluhan ke Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo).

Dalam isi surat itu, CEO penyedia layanan Internet Indosat, Alexander Rusli, mengeluhkan masalah tarif Internet, yang, menurut pendapatnya, tidak menguntungkan bagi perusahaan. Selain itu, Rusli juga menuntut agar Rudiantara, sebagai Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi, mengenakan tarif yang lebih rendah pada aturan Internet, di samping sanksi tegas bagi pelanggar.

Tarif Internet Terbaru

Tarif internet, yang menurun setiap hari, dilaporkan membuat pendapatan perusahaan tidak seimbang. Diasumsikan bahwa persaingan untuk tarif murah dari pemasok lain telah memperburuk situasi. Belum lagi fitur pesan singkat atau SMS dan panggilan telepon biasa, yang semakin terlupakan. Orang-orang memutuskan untuk menggunakan paket Internet Indosat, yang sudah tersedia di situs web Traveloka, daripada menggunakan impuls biasa.

Indosat Ooredo mengatakan bahwa pendapatan perusahaan harus lebih stabil – dan bahkan meningkat – dengan jumlah pelanggan yang menggunakan paket Internet Indosat. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Dan, menurut Rusli, ini karena harga paket Internet yang tidak stabil.

Sayangnya, surat pengaduan bocor dan cepat menyebar ke publik. Ada pertanyaan tentang keaslian surat itu. Seolah menjawab pertanyaan orang, Deva Rahman, kepala grup komunikasi korporat Indosat Ooredo, mengkonfirmasi pernyataan ini.

Deva berharap bahwa tidak hanya penyedia layanan Internet Indosat, tetapi juga semua penyedia layanan Internet akan dapat menerapkan harga yang lebih jujur. Ini harus menciptakan persaingan yang lebih sehat di antara perusahaan telekomunikasi.

Dilaporkan bahwa Indosat Ooredo mengklaim bahwa ini tidak cukup, dan dalam waktu dekat, perusahaan ini akan meninggalkan bisnis internet. Mereka akan kembali fokus pada tujuan dan kegiatan awal perusahaan, yaitu, layanan telekomunikasi reguler dan otonom, seperti telepon dan SMS, serta pengembangan kabel serat optik.

bos Indosat

Sebelumnya, Indosat Ooredo juga mengambil langkah tegas dengan menutup e-commerce Cipika di awal Juni. Kabarnya, penutupan ini adalah solusi yang memungkinkan ISP Indosat untuk tetap berdiri dan mampu bertahan dalam persaingan.

Ruslie percaya bahwa meskipun ia tidak lagi berpartisipasi dalam persaingan yang begitu sengit di dunia digital, perusahaan yang dipimpinnya masih dapat bertahan. Rusli percaya bahwa bisnis digital tidak cocok untuk Indosat Ooredo. Menurutnya, perusahaan telekomunikasi sebagai penyedia layanan dan jaringan akan selalu dibutuhkan di dunia digital, meski bukan sebagai penyedia layanan internet.

CEO Indosat Ooredo

Selain itu, CEO Indosat Ooredo juga meyakini bahwa untuk mencapai hasil yang lebih tinggi dan maksimal, para korban juga tidak sedikit. Pengumuman pengunduran diri ini kemungkinan adalah korban. Saat ini, selain jaringan konvensional dan kabel serat optik, Indosat Ooredo masih memiliki IMX, yang berfokus pada program pembelian media.

Mungkin dampak pertama akan terlihat pada penghitung, yang tidak akan lagi menyediakan paket penyedia Internet ini. Atau, Anda dapat membeli paket Indosat di situs web Traveloka.

Untuk pengguna setia Indosat Ooredo iklan ini tidak berpengaruh. Jika ini benar, pelanggan setia Indosat pasti akan kecewa dengan keputusan Alexander Rusli.

Namun, Indosat Ooredo akan terus melakukan perbaikan dan inovasi untuk terus memuaskan pelanggan setianya. Ini ditunjukkan oleh peningkatan jaringan dan layanan yang berkelanjutan. Meskipun kemudian, pelanggan setia operator ini hanya dapat berkomunikasi secara offline, menggunakan pulsa dan tarif reguler.

Memang, operator terbesar kedua di Indonesia memiliki banyak pelanggan. Pelanggan mengakui bahwa mereka senang menggunakan operator ini, karena tarifnya cukup terjangkau dengan kuota yang cukup besar.

Kita tunggu saja apakah Indosat Ooredo berhasil sepenuhnya menghapus ketersediaan layanan Internetnya. Jika demikian, Anda mungkin harus berpikir untuk beralih ke layanan Indosat lain, yang paketnya lebih mudah didapat.

Sumber : https://www.tutorialxiaomi.com/