Manfaat membuat pir yang menyehatkan tubuh
Posted on: May 9, 2019, by : g3wgj

Apakah Anda penggemar pir? Buah berkulit hijau yang memiliki rasa manis dan renyah saat digigit benar-benar enak dijadikan camilan sore. Namun di balik rasanya yang lezat, Pear juga mempertahankan berbagai manfaat kesehatan, lho!

Manfaat membuat pir yang menyehatkan tubuh

Pir atau pir adalah buah dari spesies tanaman Pyrus communis, yang juga merupakan anggota keluarga tumbuhan Rosaceae.

Pir tumbuh di negara-negara Eropa dan Asia. Dalam buah ini juga mengandung nutrisi yang berbeda seperti vitamin A, vitamin E, niasin, asam pantotenat, kolin, betain, kalsium, zat besi, fosfor, seng dan selenium.


1. Mengandung antioksidan
Pir memiliki efek antioksidan pada glutathione dan anti kanker yang baik untuk kesehatan tubuh. Glutathione adalah antioksidan yang dapat membantu mencegah kanker, tekanan darah tinggi dan stroke.

Menurut penelitian oleh National Cancer Institute, mengkonsumsi pir segar setiap hari menunjukkan efek positif pada kemampuan tubuh untuk mencegah pertumbuhan kanker, mengurangi peradangan dan menjaga tubuh dalam tingkat pH yang seimbang.

Tak ketinggalan, manfaat buah pir baik untuk mengurangi kadar lemak darah.

2. Sumber vitamin C yang tinggi
Untuk mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat, Anda bisa makan buah pir. Karena pir mengandung vitamin C yang tinggi. Dalam kandungan pir, ada sekitar 12% dari kebutuhan harian vitamin C (asam askorbat) yang Anda butuhkan.

Selain itu, vitamin C yang terkandung dalam buah ini mengandung antioksidan kuat yang melawan kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas dan stres oksidatif. Vitamin C juga berguna untuk melindungi sel-sel DNA yang sehat, menghentikan mutasi sel, menjaga metabolisme yang sehat dan memperbaiki jaringan yang rusak di dalam tubuh.

3. Baik untuk kulit
Selain baik untuk kesehatan organ dalam, kandungan nutrisi vitamin C dalam manfaat buah pir juga baik untuk kulit yang merupakan bagian terluar dari tubuh Anda. Mengkonsumsi vitamin C dan antioksidan tinggi seperti pir membantu meningkatkan kekebalan kulit terhadap infeksi. Selain itu, antioksidan yang terkandung dalam buah ini memiliki efek anti-penuaan dan pembaruan sel di kulit.

4. Mengandung banyak serat yang baik
Dalam pir berukuran sedang, umumnya mengandung serat hingga 5 gram. Makan buah pir dapat menjadi cara untuk memenuhi kebutuhan serat serat harian Anda. Serat juga memainkan peran penting dalam menjaga kadar gula darah yang sehat.

Bukan hanya serat biasa, pir mengandung serat pektin yang larut dalam air. Serat pektin berfungsi membantu mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh dan meningkatkan kesehatan sistem pencernaan.

5. Mencegah sembelit
Kandungan serat dalam pir cukup tinggi untuk memungkinkan buah mencegah atau mengobati masalah pencernaan. Dengan demikian, pektin dalam manfaat pir juga dianggap sebagai zat diuretik alami yang memiliki tingkat efek pencahar yang ringan.

Jika konstipasi, cobalah makan 1 atau 2 pir sehari. Anda juga dapat menambahkan potongan pir dalam campuran smoothie untuk memperlancar buang air besar, mencegah retensi air dalam tubuh dan mengurangi pembengkakan.

6. Membantu mencegah diabetes
Kandungan flavonoid dalam manfaat pir dikatakan sebagai kunci untuk mencegah dan mengobati diabetes. Ini didukung oleh studi oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit yang dihadiri oleh lebih dari 9.600 orang dewasa berusia antara 25 dan 74 selama sekitar 20 tahun.

Para peneliti menemukan bahwa partisipan yang makan lima porsi buah dan sayuran setiap hari secara signifikan mengurangi risiko terkena diabetes. Pir juga dianggap sebagai indeks glikemik buah rendah, berguna untuk gula darah. Sebagian pir mengandung sekitar 26-28 gram karbohidrat.

Selain kaya akan serat, buah pir dianggap lebih mampu menahan keinginan mengidam makanan manis berkat serat yang bisa membuat perut kenyang lebih lama.

7. Membantu menjaga kesehatan tulang
Manfaat buah pir lainnya adalah mengandung vitamin K dan zat boron yang dapat menjaga kesehatan tulang. Kekurangan vitamin K dapat meningkatkan risiko penyakit tulang seperti osteoporosis.

Vitamin K dan nutrisi penting lainnya seperti kalsium, magnesium, dan fosfor bekerja bersama untuk mencegah kerusakan tulang. Bahkan, beberapa ahli bahkan menganggap vitamin K sebagai nutrisi paling penting untuk melawan osteoporosis.

Sementara zat boron penting dalam membantu menjaga tulang tetap kuat dengan meningkatkan kepadatan mineral, mencegah osteoporosis, mengobati kondisi peradangan seperti radang sendi dan meningkatkan kekuatan massa otot.

Baca juga :