Cara agar Anda bisa tidur nyenyak bahkan saat puasa
Posted on: March 22, 2019, by : g3wgj

Mengantuk sering menyerang saat Anda berpuasa, terutama di siang hari. Kondisi ini dapat membuat Anda merasa lemah dan bahkan cenderung tidak produktif ketika melakukan berbagai aktivitas. Nah, coba ingat-ingat lagi apakah kualitas tidur Anda optimal? Jika tidak, berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk tidur nyenyak.

Cara agar Anda bisa tidur nyenyak bahkan saat puasa

1. Tidur lebih cepat di malam hari

tidur sambil berpuasa

Ada banyak hal yang mengubah rutinitas Anda saat puasa. Mulai dari pola makan, aktivitas sehari-hari, sebelum tidur. Bahkan kebutuhan untuk bangun pagi untuk matahari terbit dapat mengganggu jadwal tidur.

Apalagi jika Anda kesulitan tidur nyenyak saat puasa, tentu saja itu akan membuat Anda lebih mengantuk di siang hari. Untuk menyiasatinya, tidurlah sedini mungkin di malam hari dan jangan memaksakan diri untuk tidur larut malam. Jika biasanya Anda tidur jam 11 malam, sebaiknya tidur segera setelah tarawih di bulan puasa.

Rencanakan jadwal tidur harian Anda. Dengan cara ini, kebiasaan tidur lebih awal dan bangun lebih awal untuk makan sahur akan menjadi semakin mudah dan tidak memberatkan.
2. Disiplin tidur pada waktu yang sama setiap hari

ingat mimpi

Untuk mendukung jadwal tidur yang telah Anda atur, cobalah untuk menjaga jadwal itu setiap hari. Tubuh manusia memiliki jam biologis, yang dikenal sebagai ritme sirkadian.

Ritme ini mengatur jadwal kerja setiap organ dalam tubuh manusia, termasuk siklus bangun dan tidur dan munculnya rasa lapar.

Sebuah studi Journal of Sleep Research menemukan bahwa pola tidur yang tidak teratur dapat mengubah ritme sirkadian dengan meningkatkan produksi melatonin, hormon alami yang memberi sinyal pada otak untuk tidur.

Jadi, meskipun tampaknya sulit di awal, terus-menerus menerapkan tidur dan bangun dapat membantu Anda tidur nyenyak selama puasa.
3. Olahraga rutin saat puasa

latihan puasa

Jangan berpuasa sebagai alasan untuk berhenti berolahraga. Karena aktivitas fisik rutin dapat membantu Anda tidur nyenyak saat puasa. Ini dibuktikan oleh sebuah penelitian di Journal of Physiotherapy. Dalam penelitian ini dinyatakan bahwa olahraga adalah salah satu cara terbaik untuk mengatasi masalah tidur.

Jika Anda berencana untuk berolahraga selama puasa, waktu yang paling direkomendasikan adalah beberapa jam setelah matahari terbit atau sebelum waktu Anda menghentikan puasa, atau sekitar 4-5 sore.

Anda hanya perlu menentukan waktu yang paling tepat untuk kondisi tubuh Anda. Penting untuk diingat bahwa Anda harus menghindari melakukan latihan intensitas tinggi terlalu dekat dengan waktu tidur. Ini sebenarnya bisa memicu munculnya gangguan tidur.
4. Perhatikan apa yang Anda makan sebelum tidur

membatasi makanan manis saat puasa

Menjelang tidur, hindari konsumsi makanan berat karena dapat mengganggu kualitas tidur. Namun, jangan biarkan kelaparan menggerogoti tubuh Anda saat tidur.

Jika rasa lapar tidak tertahankan, Anda harus memilih jenis makanan ringan yang lebih mudah dicerna untuk tubuh. Misalnya buah dan sayuran atau biskuit. Juga, sisakan waktu sekitar 30-60 menit sebelum tertidur untuk memastikan makanan dicerna dengan benar.
5. Kelola stres

menghilangkan stres saat puasa

Tanpa disadari, stres yang Anda anggap remeh bisa membuat Anda sulit tidur nyenyak saat puasa. Stres dapat benar-benar menyerang siapa saja kapan saja. Untuk ini, sebisa mungkin singkirkan kecemasan dan stres yang muncul di pikiran Anda.

Ada berbagai cara untuk meringankan serangan stres. Mulai dari definisi prioritas dan tanggung jawab, tenangkan diri Anda di tempat terbuka, berlatihlah secara teratur.
6. Ciptakan suasana tidur paling nyaman

sipir lalu lintas

Kamar tidur mungkin adalah tempat peristirahatan yang paling nyaman setelah seharian berjuang dengan banyak kegiatan. Tidak ada pengecualian saat puasa, suasana tidur yang nyaman akan membuatnya lebih mudah tidur nyenyak.

Tidak sulit menciptakan suasana yang nyaman untuk tidur. Anda hanya perlu memastikan kamar tidur adalah tempat yang santai, tenang dan sejuk. Hindari menggunakan lampu yang terlalu terang. Sebagai gantinya Anda dapat menggunakan lampu dengan cahaya redup atau mematikan lampu saat tidur.
7. Berjemur di bawah sinar matahari

matahari pagi menurunkan berat badan

Seperti yang sudah dijelaskan, ritme sirkadian bertanggung jawab untuk memprogram organ-organ tubuh. Ini termasuk memengaruhi kerja otak dan hormon untuk memberi tahu tubuh kapan waktu terbaik untuk tidur. Menariknya, Anda bisa tidur nyenyak saat berjemur secara teratur di siang hari.

Baca juga :