Pola Permukiman Penduduk dan Persebarannya
Posted on: March 6, 2019, by : g3wgj
Pola Permukiman Penduduk dan Persebarannya

Pola Permukiman Penduduk dan Persebarannya

Pola Permukiman Penduduk dan Persebarannya
Pola Permukiman Penduduk dan Persebarannya

Pola Permukiman Penduduk

Berikut ini ada 3 pola pemukiman penduduk yang akan dibahas disini;
1. Pola Pemukiman Linier
Pola pemukiman linier adalah pola pemukiman penduduk yang berderet/memanjang sejajar dengan alur sungai, jalan raya, maupun garis pantai.
  • Pola permukiman linier sepanjang jalan raya, ada di daerah dataran rendah. Sebab sangat berkaitan dengan fungsi jalan raya yang fungsinya sebagai sarana transportasi & komunikasi
  • Pola permukiman linier sepanjang alur sungai, ada di daerah dataran rendah, sebab sangat berkaitan dengan manfaat sungai itu, sebagai sarana transportasi & komunikasi.
  • Pola permukiman linier sepanjang garis pantai, ada di sepanjang jalan pantai yang landai, & umumnya penduduk di daerah itu bermata pencaharian sebagai nelayan.
2. Pola Terpusat/Konsentris
Perlu diketahui bahwa bentuk permukiman terpusat dapat dijumpai di daerah pegunungan. Sebab, sangat berkaitan dengan lahan pertanian & perkebunan yang ada disekitarnya. Umumnya pola permukiman terpusat hanya dihuni oleh penduduk yang jumlahnya terbatas. (https://bandarlampungkota.go.id/blog/pancasila-sebagai-dasar-negara/)
3. Pola Permukiman tersebar
Pola permukiman tersebar dapat dijumpai di daerah-daerah yang kurang subur/sumber daya alam yang sangat terbatas, seperti halnya di daerah tanah kapur. Umumnya penduduk yang tinggal membangun di tempat yang paling dekat dengan fasilitas kehidupan seperti halnya sumber air.

Persebaran Permukiman Penduduk

1. Daerah Dataran Rendah yang luas
Dataran rendah menjadi tempat yang banyak dijadikan permukiman & itulah mengapa daerah dataran rendah umumnya banyak penduduknya. Hal itu juga karena terdapat kemudahan-kemudah yang dapat dirasakan. Untuk pola persebaran permukiman di daerah dataran rendah biasanya memanjang searah jalan raya, alur sungai maupun garis pantai.
2. Daerah Pegunungan
Daerah pegunungan dijadikan permukiman penduduk, sebab kondisi alamnya sejuk sehingga dapat dimanfaatkan sebagai tempat peristirahatan. Di daerah pegunungan juga dapat dijumpai tanah-tanah vulkanis yang subur sehingga sangat potensial untuk bercocok tanam. Di daerah-daerah di pegunungan juga dapat dijumpai perkebunan teh & perkebunan sayur yang biasanya terletak di sepanjang jalan.
3. Daerah Pantai
Umumnya penduduk di daerah pantai mata pencahariannya sebagai nelayan/dalam sektor perikanan. Untuk mempermudah transportasi ke luar daerahnya, sebagian besar penduduk mendiami daerah pesisir. Pola permukiman penduduk daerah pantai, memanjang searah garis pantai & seiring dengan pesatnya jumlah penduduk, permukiman penduduk semakin bergeser ke arah pedalaman. Daerah yang awalnya berupa hutan kemudian dijadikan area persawahan untuk permukiman. Kondisi yang sedemikian ini menyebabkan semakin berkembangnya kota pesisir menjadi kota, sekaligus pusat perdagangan.
Demikianlah ulasan yang pada kesempatan kali ini dapat dibahas, semoga dengan adanya ulasan di atas itu, dapat bermanfaat & menambah wawasan anda mengenai permukiman penduduk. Cukup sekian, kurang/lebihnya mohon maaf & sampai jumpa!!!