Pengertian dan Cara Penulisan Daftar Pustaka
Posted on: January 10, 2019, by : g3wgj

Pengertian dan Cara Penulisan Daftar Pustaka

“Ini bukunya bagus banget deh. Beli, yuk. Memang agak mahal sih, tetapi kalo kami hmm… patungan kan menjadi lebih murah hehehe”, ucap si laki-laki.

“Wajar sih bagus, cobalah menyaksikan aja daftar pustakanya. Si penulis mengutip dari mana saja tuh sumbernya”, balas si perempuan sambil menunjuk buku tersebut.

“Daftar apa tadi hmm…daftar apa? Pusaka? Keris dong?”, tanya si laki-laki.

“Pus-ta-ka, bukan pu-sa-ka. Sepertinya telinga anda tersumbat sesuatu,” si perempuan ini agak kesal menjawabnya.

Squad, mohon bedakan ya yang bakal kami bahas ini daftar pustaka bukan daftar pusaka. Kalau pusaka itu ‘kan warisan harta benda yang ditinggalkan, sanggup berwujud keris, cincin, dan sebagainya. Nah, kecuali yang kami bakal bahas kali ini ialah pengertian dan langkah penulisan daftar pustaka.

Kalian mengetahui layaknya apa bentuk dari daftar pustaka? Coba ambil buku pelajaran kalian dan menyaksikan halaman di belakang, kadang ditaruh di paling akhir tuh daftar pustakanya.

Daftar pustaka merupakan daftar yang berisi semua buku atau postingan ilmiah yang menjadi rujukan di dalam lakukan penelitian. Maksudnya begini Squad, kecuali kalian mendambakan menulis karya ilmiah yang sanggup berupa, artikel, makalah, atau presentasi, kalian wajib membuat daftar pustaka atau mudahnya kalian itu wajib mencantumkan sumber rujukan penelitian kalian. Jika membuat postingan ilmiah tetapi sumber rujukannya (daftar pustaka) tidak benar atau bahkan tidak ada, maka postingan ilmiah selanjutnya dikatakan tidak sanggup dipercaya alias hoaks.

“Berarti, daftar pustaka itu punyai manfaat dong ya?”

Tepat sekali, Squad. Ada beberapa manfaat dari penulisan daftar pustaka seperti:

memenuhi etika penulisan;
bentuk ucapan terima kasih penulis kepada penyumbang information penelitian;
sebagai pendukung gagasan seorang penulis;
petunjuk untuk melacak kebenaran information yang diambil; dan
referensi silang, yakni menunjukkan pada halaman atau anggota information selanjutnya dituliskan.
Nah, setelah mengetahui pengertian dan manfaatnya, saat ini liat baik-baik ya langkah penulisannya. Sebelumnya

Kita bahas satu per satu.

1. Nama Penulis

Dalam menulis nama penulis buku, maka nama penulis buku selanjutnya dibalik.

Contoh:

Hadi Setiadi → ditulis menjadi Setiadi Hadi

Kalau penulis bukunya lebih dari satu gimana tuh?

Ada beberapa perihal yang wajib kalian ingat nih Squad, kecuali penulisnya terdiri dari dua atau tiga orang, penulis pertama namanya ditulis dibalik, tetapi penulis kedua dan ketiga namanya tidak wajib dibalik. Jika penulisnya lebih dari tiga, maka nama penulis pertama selalu dibalik, sesudah itu ditambahkan singkatan dkk atau et.all.

Contoh:

Hadi Setiadi dan Iwan Sasmito → ditulis menjadi Setiadi Hadi dan Iwan Sasmito
Hadi Setiadi, Iwan Sasmito, dan Fahri Abdillah → ditulis menjadi Setiadi Hadi, Iwan Sasmito, dan Fahri Abdillah
Hadi Setiadi, Iwan Sasmito, Fahri Abdillah, Seno Aji, Rabia Edra → ditulis menjadi Setiadi Hadi dkk atau Setiadi Hadi et.all
Kalau ada beberapa buku tetapi ditulis oleh seorang pengarang, nama pengarang lumayan ditulis sekali pada buku yang disebut pertama. Selanjutnya, lumayan dibuat garis sepanjang 10 ketukan dan diakhiri bersama sinyal titik.

Contoh:

Setiadi Hadi.
__________ .
__________ .
Tanda garis selanjutnya menunjukkan bahwa penulisnya sama yakni Hadi Setiadi.

2. Tahun

Tahun di dalam penulisan daftar pustaka ditulis setelah nama penulis buku dan diakhiri sinyal titik (.)

Contoh:

Setiadi Hadi. 2017.

3. Judul Buku

Judul buku ditaruh setelah th. terbit bersama dicetak miring atau diberi garis bawah.

Contoh:

Setiadi Hadi. 2017. Cerdas Belajar Bahasa Indonesia.

4. Kota Penerbit

Kota penerbit ditulis setelah judul buku dan diakhiri sinyal titik dua (:).

Contoh

Setiadi Hadi. 2017. Cerdas Belajar Bahasa Indonesia. Jakarta:

5. Penerbit

Penerbit merupakan PT atau CV buku selanjutnya diterbitkan. Ditulis setelah kota penerbit dan diakhiri sinyal titik (.).

Contoh:

Setiadi Hadi. 2017. Cerdas Belajar Bahasa Indonesia. Jakarta: PT. ECP Tulis Indo.

Baca Juga :