Cara Menentukan Jumlah Sampel Penelitian Menggunakan Tabel
Posted on: December 29, 2018, by : g3wgj
Cara Menentukan Jumlah Sampel Penelitian Menggunakan Tabel

Cara Menentukan Jumlah Sampel Penelitian Menggunakan Tabel

 

Menentukan jumlah sampel penelitian

Cara Menentukan Jumlah Sampel Penelitian Menggunakan Tabel – Cara menentukan jumlah sampel penelitian menggunakan tabel ataupun rumus cukup bervariasi. Misalnya ada yang menggunakan rumus seperti rumus Slovin maupun tabel pengambilan sampel yang cukup populer yaitu Tabel Krejcie dan Morgan. Tulisan ini mengetengahkan pula cara menentukan sampel penelitian menggunakan tabel. Namun, tabel yang akan digunakan adalah tabel Cohen Manion dan Morrison.

 

Cara Menentukan Jumlah Sampel Penelitian Menggunakan Tabel

 

Tabel Cohen Manion dan Morrison

(satu tabel dengan tiga penulis) ini cukup menarik. Pertama, penentuan populasi yang diprediksi dalam pengambilan sampelnya hingga 1 juta anggota populasi. Kedua, tabel ini merinci Taraf Keyakinan penelitian dari 90%, 95% dan 99% yang masing-masing taraf memiliki jumlah sampel berbeda. Ketiga, tabel ini pun merinci Interval Keyakinan penelitian (alpha) yaitu dari 0,1, 0,05, hingga 0,01. Baiklah, tabel tersebut adalah sebagai berikut:

 

Perhatikan tabel di atas

Paling kiri terdapat kolom populasi. Kolom kedua berisikan Taraf Keyakinan penelitian 90% yang berisi subkolom (dari kiri ke kanan) alpha 0,1, 0,05, dan 0,01. Kolom ketiga berisikan Taraf Keyakinan penelitian 95% yang terdiri atas subkolom (dari kiri ke kanan) alpha 0,1, 0,05, dan 0,01. Kolom keempat berisikan Taraf Keyakinan penelitian 99% yang terdiri atas subkolom (dari kiri ke kanan) alpha 0,1, 0,05, dan 0,01.

Bagaimana cara menggunakannya? Caranya cukup mudah. Misalnya seorang peneliti bernama Sutarno menemukan bahwa populasi target penelitiannya berjumlah 7.500 orang. Taraf Keyakinan penelitian yang diterapkan Sutarno pada penelitiannya adalah 95% dengan alpha 0,01. Dengan demikian sampel penelitian yang harus diambil Sutarno adalah 934. Semakin tinggi taraf keyakinan maka semakin tinggi pula sampel yang harus diambil.

 

Artikel Terkait: