Fakta dan Mitos Makanan Ibu Hamil

Top Banner

Jika anda adalah seorang ibu yang tengah menjalani masa kehamilan, ada baiknya anda lebih cermat dan berhati-hati dalam memilih makanan. Karena banyak berita mengenai informasi makanan ibu hamil sering terjadi kesalahan, apalagi berita yang Cuma didapat dari mulut ke mulut seringkali tidak akurat. Nah, untuk membantu anda, berikut ini adalah ulasan seputar Fakta dan Mitos Makanan Ibu Hamil. Dengan mengetahui fakta atau mitosnya, anda pun tidak akan salah dalam memilih asupan makanan terbaik untuk anda dan bayi anda. Mari simak ulasannya!

Fakta dan Mitos Makanan Ibu Hamil

Fakta dan Mitos Makanan Ibu Hamil

  1. Sayur Katuk

Boleh percaya boleh tidak sih, tetapi banyak yang menganggap sayur katuk menjadi makanan ibu hamil yang bisa membantu produksi ASI. Sebenarnya tidak hanya sayur katuk saja yang menjadi makanan ibu hamil, tetapi semua sayuran hijau memang dianjurkan untuk dikonsumsi ibu hamil. Karena sayuran hijau bisa mengandung vitamin dan mineral yang bisa membantu produksi ASI. Dan salah satunya adalah sayur katuk, yang direkomendasikan untuk dikonsumsi selama hamil agar proses menyusui berjalan lancar.

Sidebar Detox Pelangsing Wanita Berjilbab Putih

  1. Air Kelapa

Minum saja air kelapa, karena bisa membuat kulit bayi putih dan bersih saat lahir. Apa iya? Mengonsumsi air kelapa saat trimester ketiga katanya bisa membuat kulit bayi bersih, bayi berambut tebal dan beralis mata tebal itu, ternyata hanya mitos belaka ya, Bu.

Karena menjelang proses persalinan, janin akan mengalami proses pembersihan membran kulit fernik lemak yang menutupi tubuh janin. Kalau bayi lahir lebih dari 36 minggu, maka kulit bayi saat lahir nampak putih dan bersih. Tapi untuk bayi yang lahir kurang bulan, biasanya lemak masih menempel di kulit bayi. Jika ibu hamil ingin minum air kelapa dengan rutin boleh saja, karena air kelapa mengandung elektrolit dan kalium yang tinggi.

  1. Kacang Hijau

Supaya rambut bayi lebat, ibu hamil disarankan untuk banyak mengonsumsi kacang hijau. Hmm, kalau dipikir dengan logika, apa iya rambut tebal ditentukan oleh kacang hijau? Faktanya, tebal tipisnya rambut bayi saat lahir tergantung dari gen kedua orangtuanya ya. Tapi memang mengonsumsi jenis kacang-kacangan baik untuk ibu hamil karena mengandung serat tinggi, vitamin B1, B6 dan B12. Jadi faktanya kacang hijau bisa membantu ibu hamil yang mengalami konstipasi.

  1. Minyak Kelapa Murni

Kamu pasti pernah mendengar kalau ibu hamil minum minyak kelapa murni bisa membantu mempelancar proses persalinan. Tidak hanya itu, minyak kelapa juga bisa mengurangi rasa sakit saat melahirkan.

Proses persalinan alami yang berjalan lancar bukan disebabkan oleh konsumsi minyak kelapa, tetapi ukuran panggul ibu dan juga berat bayi saat di kandungan. Nah, untuk ibu hamil yang ingin mengonsumsi minyak kelapa agar proses persalinan lancar, lebih baik melakukan olahraga atau kegiatan seperti mengepel lantai yang bisa membantu ibu saat melahirkan.

  1. Ikan Lele

Banyak orangtua yang melarang anaknya yang sedang hamil untuk memakan makanan ini. Alasannya adalah takut jika nanti anak yang akan dilahirkannya seperti lele yang hiperaktif dan susah untuk ditenangkan. Namun tahukah Anda bahwa hal tersebut hanya mitos semata. Menurut medis ikan lele sangat baik untuk kesehatan ibu hamil.

  1. Belut

Sama halnya dengan ikan lele, belut juga tidak boleh dimakan oleh ibu hamil. Mitos yang beredar di masyarakat, ibu hamil yang banyak mengkonsumsi belut membuat anak yang dilahirkannya akan licin seperti belut. Artinya anak itu tidak akan mudah ditangkap dan bergerak terus menerus. Hal itu hanya mitos saja karena kandungan belut sama seperti dengan ikan lele yang bermanfaat bagi ibu hamil.

  1. Air Es

Banyak yang mengatakan jika meminum air bahaya es bagi ibu hamil saja bisa membuat bayi besar di dalam kandungan. Namun hal itu tidaklah benar hanya mitos saja. Meminum air es tidak ada kandungan glukosa di dalamnya sehingga bayi tidak akan gemuk.

  1. Kepiting

Banyak orang jawa yang tidak boleh membolehkan memakan makanan ini, sebab takutnya anak kalau sudah lahir akan suka menggigit. Hal itu tidak benar, kepiting dalam kenyataannya bagus untuk ibu hamil karena mengandung protein tinggi. Asal tidak berlebihan, mengkonsumsi kepiting secara berlebihan bisa menyebabkan terkena kolesterol.

Masih banyak lagi mitos yang beredar di masyarakat tentang pantangan makanan yang tidak boleh dimakan oleh ibu hamil. Ibu hamil sebaiknya percaya pada medis bukan pada mitos.

Incoming search terms:

  • mitos di sulawesi makanan ibu hamil
  • mitos dan fakta pada ibu hamil di sumatera barat