Diet Makanan Ibu Hamil

Top Banner

Bagi Anda seorang ibu yang sedang mengalami masa kehamilan, sebaiknya mewaspadai adanya Gestational Diabetes , yaitu diabetes yang biasa dialami selama kehamilan. Perubahan hormonal selama kehamilan dapat berpengaruh pada kemampuan tubuh untuk memproduksi insulin, tetapi umumnya hal ini akan hilang setelah melahirkan. Namun hal ini bisa diatasi dengan melakukan diet makanan ibu hamil. Bagaimana caranya? Yuk simak ulasan selengkapnya berikut ini!

Makanan Ibu Hamil

diet makanan ibu hamilTanda ini sebaiknya dianggap sebagai sinyal yang patut diperhatikan karena pada masa yang akan datang dapat berkembang menjadi Diabetes tipe 2 (yaitu diabetes yang disebabkan tubuh tidak cukup menghasilkan atau menggunakan insulin untuk menurunkan kadar gula dalam darah). Untuk lebih jelasnya berkonsultasilah dengan dokter dan lakukan pemeriksaan gula darah selama kehamilan.

Bengkak pada kaki biasanya terjadi karena tubuh tidak cukup mengeluarkan cairan. Dalam keadaan seperti ini makanan sebaiknya rendah garam, karena garam dapat mengurangi retensi cairan tubuh.

Sidebar Detox Pelangsing Wanita Berjilbab Putih

Ibu hamil perlu mengatur makanan sesuai dengan kebutuhan tubuh. Karena kenaikan berat badan Anda sudah terlalu banyak, maka jumlah makanan sebaiknya dikurangi. Yang bisa Anda lakukan, adalah:

  • Mengurangi porsi sumber kalori seperti nasi, roti, mi, tepung-tepungan, gula serta lemak yaitu mengurangi santan kental, mentega dan lain-lain.
  • Banyak makan sayuran dan buah, terutama yang segar dan mengandung serat tinggi.
  • Bengkak di kaki bisa diatasi dengan mengurangi konsumsi garam.dalam pengolahan masakan. Juga hindari makanan yang diproses dengan garam, seperti ikan asin, telur asin, dendeng, kornet, camilan yang diproses dengan garam dan lain-lain.

Selain itu Anda pun perlu melakukan olahraga sesuai dengan usia kehamilan. Juga kontrol ke dokter secara teratur untuk memantau perkembangan kesehatan bayi dan ibu. Ketika hamil dan ingin menjaga kebugaran, maka ada banyak program–program kebugaran nan trendi yang tersedia bagi calon bunda, sebut saja belly dancing untuk ibu hamil, pilates untuk calon mama, pregnancy yoga, dan sebagainya. Tapi jika mempelajari teknik-teknik olahraga baru bukan menjadi prioritas Anda, mengapa sih tidak kembali ke asal? Jalan kaki saja!
Of all the exercises, walking is the best,” demikian   Thomas Jefferson, pernah berujar. Bahkan oleh Jacak lalanne,  jalan kaki dikatakan sebagai rajanya olahraga:  “Walking is the king of exercises.”

Michael Joyner, M.D., seorang profesor bidang anestesiologi di Mayo Clinic, Minnesota, AS, berdasarkan riset-risetnya berpendapat bahwa jalan kaki dengan kecepatan terukur adalah olahraga solo terbaik.  Ia menyoroti hasil penelitian Hiroshi Nose, M.D., Ph.D., profesor ilmu kesehatan dan olahraga  di Shinshu University Graduate School of Medicine, Jepang. Hiroshi meneliti bahwa jalan kaki dengan kecepatan terukur – 3 menit jalan cepat, 3 menit jalan lambat,  diulang 10 kali dan dilakukan secara rutin selama 5 bulan-  akan meningkatkan kebugaran fisik 20%, kekuatan otot 20%, menurunkan risiko hipertensi, hiperglikemia dan obesitas 20%, menurunkan level stres hingga separuhnya,   serta membuat Anda merasa lebih muda 10 tahun!
Untuk ibu hamil, ini juga berlaku. Bahkan tersedia manfaat ekstra yaitu:

1. Jalan kaki menguatkan jantung dan menyehatkan otot-otot. “Ekstra kekuatan ini akan sangat Anda butuhkan untuk menjalankan tugas motherhood; melahirkan, menyusui dan merawat bayi, “ tulis Neporent, psikolog olahraga, personal trainer, dan penulisFitness Walking for Dummies.

2. Meringankan konstipasi atau susah BAB.

3. Jalan kaki saat hamil memudahkan Anda untuk kembali berolahraga setelah melahirkan. “Itu karena Anda sudah memiliki kebiasaan olahraga yang rutin,” ujar Rocker, personal trainer dan ahli fitness spesialis jalan,  asal Los Angeles, AS.
4.  Jalan kaki kemungkinan membuat persalinan lebih singkat dan lebih mudah.

5. Jalan kaki membakar kalori, sehingga Anda terhindar dari  gemuk berlebihan.

6. Jalan kaki membuat tubuh tetap fit, memproteksi Anda dari penyakit diabetes gestasional dan pre eklampsia.

7. Siapa pun dapat melakukannya. Olahraga ini mudah, murah, dan praktis.

Nah itu dia tips-tips diet makanan ibu hamil yang dapat membuat tubuh lebih sehat. Apalagi jika dilengkapi dengan olahraga jalan kaki. Semoga artikel ini dapat bermanfaat ya!

Incoming search terms:

  • kekuatan ibu hamil gambar bbm