Apa makanan pengganti nasi untuk ibu hamil muda?

Top Banner

Ibu hamil yang mengalami masalah berat badan berlebih, umumnya akan mengalami kesulitan saat proses persalinan. Karena itu dokter kandungan menganjurkan ibu hamil untuk melakukan kehamilan yang aman untuk kandungan. Salah satu cara aman untuk menurunkan berat badan pada ibu hamil adalah dengan mengganti asupan nasi dengan jenis karbohidrat lain. Lantas apa makanan pengganti nasi untuk ibu hamil muda? Yuk simak ulasan selengkapnya berikut ini!

Apa makanan pengganti nasi untuk ibu hamil muda?

  1. Pasta
    Pasta merupakan makanan pengganti nasi yang cukup baik bagi ibu yang tengah menjalani program diet kehamilan. Pasta memiliki indeks glikemiks yang rendah (sekitar 4,1) namun tetap dapat mencukupi kebutuhan karbohidrat ibu hamil. Selain itu, ia juga mengandung dalam jumlah banyak asam folat sehingga dapat membantu pembentukan sistem syaraf pada janin.2. Jagung
    Jagung memiliki indeks glikemik sekitar 55, lebih rendah dari nasi. Oleh karena itu, ia juga merupakan salah satu varian makanan pengganti nasi bagi ibu hamil. Jagung juga mengandung antioksidan, sumber vitamin B, mineral, dan serat sehingga cukup baik bagi kesehatan ibu hamil. Kalau sudah bosan dengan jagung biasa, coba makan perkedel jagung, atau pudding jagung atau bikin sawut jagung:

    3. Sukun
    Sukun mengandung senyawa flavonoid yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan ginjal dan jantung. Indeks glikemiknya juga cukup rendah sehingga aman dikonsumsi orang yang mengalami masalah obesitas dan diabetes. Tidak seperti nasi, sukun dapat tetap menyediakan asupan karbohidrat bagi tubuh namun tidak berpotensi menyebabkan kenaikan berat badan.

    Sidebar Detox Pelangsing Wanita Berjilbab Putih

    4. Singkong
    Singkong merupakan makanan pengganti nasi yang memiliki jumlah serat paling banyak. Selain untuk mensukseskan program diet kehamilan, konsumsi kentang juga dapat mengatasi sembelit yang sering menyerang ibu hamil. Perlu diketahui  bahwa indeks glikemik bahan pangan ini hanya sekitar 55.

    5. Ubi Jalar
    Ubi jalar atau mantang merupakan makanan pengganti nasi yang cukup memiliki banyak manfaat. Selain indeks glikemiknya yang rendah (sekitar 54), ubi jalar juga kaya akan akan vitamin A, C, dan mineral kalium.

    6. Kentang

Coba deh kentang di bikin kentang tumbuk (smashed potato) atau bisa juga bikin kentang panggang, kripik kentang, balado kentang. Apa aaja deh pasti Ibu-ibu lebih pinter niy ngolah kentang

  1. Mie
    Jangan melulu fokus sama mie instan ya bu.. kalau sekali-kali pas pingin banget sih ga apa, tapi sekali – dua kali aja ya Bu. Jangan setiap hari.  Dan pastikan mie instannya jadi cantik dan segar seperti ini ya: Olahan mie pasti lebih banyak lagi dari kentang atau Ubi di atas. Ini contohnya ya: Bola-bola mie. Atau biasanya lebih sering bikin martabak mie, tapi bikin sendiri ya bu, banyakin sayuran dan jangan pakai penyedap rasa. Cukup garam dan gula saja
  2. Roti
    Paling gampang lagi kalau Ibu doyan Roti, selalu saja sedia Roti Tawar di rumah. Nah alih-alih makan nasi ya makan roti tawar saja. Lauk pauk dimakan terpisah. Bikin roti sandwich sendiri juga oke kok:
  3. Sereal/Oat meal
    Bukalah pagi ibu dengan konsumsi Oatmeal. Ini tidak diragukan lagi asupan gizinya. Sehat banget deh buat Ibu dan si bayi.Paling mudah oatmeal tinggal dimasak dengan susu dan langsung dinikmati.

Apa makanan pengganti nasi untuk ibu hamil muda?

Nah berikut ini adalah resep membuat oatmeal yang lezat dan bergizi:

Bubur Oatmeal Salmon.

Bahan2:
Bawang bombay
unsalted butter
wortel parut
kentang parut
brokoli cincang
bayam cincang
tahu putih dihaluskan
salmon cincang
air putih / air kaldu
oatmeal

Cara membuat:
1. Tumis bawang dengan butter
2. masukkan salmon, kentang, wortel, brokoli, kemudian air.
3. masukkan tahu, bayam dan oatmeal
4. tunggu sampai semua bahan empuk
5. sajikan

Demikianlah beberapa makanan pengganti nasi untuk ibu hamil yang aman bagi ibu hamil. Mengkonsumsi makanan-makanan ini selama kehamilan selain dapat menghilangkan rasa lapar juga dapat memberi banyak manfaat. Namun jangan lupa tetap perbanyak makan sayur dan buah yang banyak mengandung nutrisi untuk tubuh. Ibu juga harus selalu mengkonsultasi kandungan ibu kepada dokter kandungan atau bidan secara rutin ya! Semoga artikel ini bermanfaat!